Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Artikel Lain tentang Bayi

Tips Agar Bayi dapat Tidur dengan Nyenyak

Bagi seorang bayi, tidur memiliki manfaat yang sangat besar untuk tumbuh kembangnya. Karena itu, saat tidur pertumbuhan fisik baik pertambahan berat badan, tinggi badan, dan kesehatan bayi terpacu. Untuk itu bayi perlu tidur nyenyak. Nah, agar bayi Anda bisa tidur nyenyak, berikut beberapa tip yang dapat dilakukan: 1. Bantulah bayi memahami bahwa siang hari saatnya makan dan malam hari saatnya tidur atau istirahat. Cobalah untuk memberi makan bayi setiap tiga jam sekali pada siang hari. 2. Gendonglah bayi pada siang hari. Frekuensi kedekatan dan keakraban yang meningkat bisa memunculkan ketenangan. Bayi yang tenang pada siang hari cenderung tenang juga pada malam hari. 3. Kenyangkan bayi sebelum tidur. Usahakan untuk menyusui bayi hingga kenyang sebelum tidur dan saat bayi terbangun pada malam hari. 4. Kenakan baju bayi yang tepat. Cobalah untuk menggunakan berbagai baju bayi untuk melihat baju apa yang dapat membantunya tidur lebih tenang. 5. Bersihkan badannya terlebih dahulu. ...

Tanda Lahir Sesuai Bentuk

TANDA lahir bisa hinggap pada tubuh siapa saja sejak dilahirkan. Seiring dengan perkembangan dunia kedokteran, tanda lahir sudah bisa dibedakan berdasarkan jenis dan bentuknya. Hemangioma Hemangioma adalah salah satu tanda lahir yang muncul saat lahir atau beberapa minggu setelah lahir. Berdasarkan data yang ada, anak perempuan lebih rawan terkena hemangioma dibandingkan dengan anak laki-laki. Bayi dengan bobot lahir rendah juga rentan terkena hemongioma. Meski membesar seiring dengan usia anak, umumnya tanda lahir akan mengecil dan menghilang dengan sendirinya. Lamanya proses pengecilan hingga menghilang antara tiga sampai 10 tahun. Hemangioma dibedakan menjadi stroberi hemangioma yang berukuran kecil dengan warna merah cerah dan menonjol di kulilt. Ada pula cavernous hemangioma yang terbentuk dari unsur-unsur sistem darah yang lebih besar dan matang. Tanda ini biasanya berwarna merah kebiruan dan bisa menghilang pada usia lima hingga sepuluh tahun. Mongolian Spot Tanda lahir ini seri...

Bayi, Jangan Minum Air!

MEMBERIKAN ASI eksklusif selama 6 bulan makin digalakkan di Indonesia. Namun pengertian eksklusif harus benar-benar dipahami para ibu lho! Bahkan minum air pun sebaiknya dihindari. Mengapa demikian? Para ahli kesehatan dari John Hopkins Children's Center di Baltimore Amerika Serikat memperingatkan orangtua agar tidak memberi minum air kepada bayi di bawah usia enam bulan. Menurut hasil penelitian, bayi berusia di bawah 6 bulan akan terancam mengalami intoksikasi atau keracunan jika terlalu sering meminum air. Sudah menjadi standar baku bahwa bayi di bawah usia 6 bulan seharusnya hanya mendapatkan makanan dari Air Susu Ibu (ASI). Selain steril, ASI adalah makanan alami yang padat nutrisi dan tidak mungkin diimbangi oleh susu formula atau makanan buatan lainnya. Menurut para ahli di John Hopkins, memberikan air kepada bayi dikhawatirkan dapat memicu refleks haus sehingga mereka akan kelebihan cairan. Karena organ ginjal bayi belum sempurna, maka pemberian terlalu banyak air kepada ba...

Bercak Putih Tanda Kanker Retina

KANKER masih menjadi penyakit menakutkan. Anak-anak tidak luput dari cengkeramannya. Kanker retina mata yang ditandai dengan bercak putih menempati nomor dua terbanyak setelah kanker darah (leukemia). Berdasarkan data Badan kesehatan dunia (World Health Organization) penderita kanker di dunia tercatat terus meningkat. Kanker pada anak diperkirakan 2-4 persen dari seluruh jumlah kejadian penyakit kanker di seluruh dunia. Di Indonesia terdapat sekitar 9.000 penderita kanker anak. Ketua III Bidang Pendidikan dan Penyuluhan Yayasan Kanker Indonesia, Dr Sumarjati Arjoso, SKM mengatakan kanker retina mata atau retinoblastoma di Indonesia termasuk kanker dengan jumlah tertinggi yang diderita anak. "Kami tidak mengetahui berapa jumlah pasti penderita kanker ini. Yang jelas di Indonesia ini kasus retinoblastoma termasuk tinggi," tutur Sumarjati pada penyuluhan massal kanker anak di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Retinoblastoma adalah penyakit yang menyerang pada anak sejak usia 0-5...

Jangan Biarkan Bayi Duduk Terlalu Lama

JANGAN meninggalkan bayi yang berusia kurang dari satu bulan dalam posisi duduk untuk waktu yang lama. Alasannya, hal itu dapat membuat mereka menghadapi risiko peningkatan kondisi kematian bayi secara tiba-tiba. Demikian peringatan ini disampaikan Dr Arore Cote, salah satu peneliti dari McGill University Health Center di Montreal, Kanada. Bersama rekan-rekannya, dia melaporkan bahwa kematian di kalangan bayi dalam posisi duduk berjumlah tiga persen dari keseluruhan kematian bayi yang mereka teliti sebagai bagian dari studinya. "Berdasarkan studi lain yang meneliti tingkat oksigen di dalam darah bayi dalam posisi duduk, untuk dibandingkan dengan bayi yang berada di tempat tidur, saya akan mengatakan satu jam meski menjadi waktu maksimum," kata Cote kepada Reuters Health. Kelompok Cote melakukan kajian selama 10 tahun, hingga Desember 2000, dari semua kematian mendadak yang tak dapat dijelaskan antara kelahiran dan usia 1 tahun yang terhadi di Provinsi Quebec, Kanada. Secara k...

Teliti Kandungan Susu Formula

AIR susu ibu (ASI) adalah nutrisi terlengkap bagi bayi yang tak tergantikan oleh susu formula apa pun. Jika ibu tak dapat menyusui bayinya, susu formula seperti apa yang sebaiknya dipilih? Pilihannya susu formula dengan kandungan nutrisi terlengkap. Memang harganya lebih mahal, tapi demi masa depan si buah hati tak ada salahnya memberikan yang terbaik. "Pada bayi usia kurang dari satu tahun, jika memang bayi terpaksa menyusu formula, berikanlah susu formula yang terbaik. Kalau sudah lebih dari satu tahun, boleh dibelikan susu formula apa pun," kata Dr D Hardiono Pusponegoro SpA (K), konsultan anak bidang neurologi dari RSCM Jakarta. Menurut Hardiono, yang dimaksud susu formula "terbaik" adalah mengacu pada susu dengan kandungan nutrisi terlengkap yang disuplementasikan ke dalamnya. Pasalnya, asupan suplemen, hanya akan berefek positif jika diberikan sebelum bayi berumur 18 bulan, selama minimal 18 bulan. Rentang usia tersebut merupakan masa penting karena proses sed...

Komponen Utama Otak

TAHUN pertama kehidupan manusia adalah masa yang paling menentukan kecerdasan. Pada periode itu, otak dan sistem saraf tumbuh paling cepat dan ukuran otak telah berkembang menjadi tiga kali lipat pada saat bayi genap berusia satu tahun. Khusus untuk menunjang perkembangan sistem saraf pada otak, bayi dan anak-anak membutuhkan zat gizi DHA dan LA. DHA (docosahexaenoic acid) dan LA (linoleic acid) merupakan prekusor dari AA (Arahidonic Acid). Keduanya dibutuhkan sebagai jenis lemak asam lemak tak jenuh ganda rantai panjang yang berfungsi sebagai komponen utama pembentukan membran sel otak. Ahli Ilmu Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Ir Deddy Muchtadi MS menjelaskan bahwa pertambahan sel neuron pada otak terbentuk sejak manusia masih berada dalam kandungan hingga usia tiga tahun. Sel neuron dalam otak berfungsi untuk menyimpan memori. "Kalau bayi kekurangan zat gizi DHA dan AA, maka sel neuron yang terbentuk juga sedikit sehingga kemampuan menyimpan data juga ter...

Setelah Dibuat, Berapa Lama Susu Bisa Bertahan?

Anak saya Melva (7 bulan), minum susu formulanya sedikit-sedikit. Setiap saya buatkan satu botol ukuran 120 cc tidak langsung habis. Alhasil sisanya selalu saya buang. Sebetulnya sayang sih buang-buang susu, tapi kalau sisanya saya berikan lagi saya takut susunya sudah basi. Sebetulnya berapa lama susu formula tahan di botol (setelah dicairkan)? Dr. Mulya Rahma Karyanti, SpA dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM mengatakan, susu formula yang sudah dicampur dengan air sebaiknya segera diberikan kepada anak. Dan jika lebih dari enam jam sebaiknya susu dibuang. Karena susu yang telah dicampur air berada lama di udara luar (suhu kamar) dapat menjadi basi, lalu tumbuh jamur dan ada kemungkinan terkontaminasi kuman dari udara luar. Hal ini dapat membuat bayi terkena diare atau gangguan pencernaan lainnya. Namun, jika si kecil belum mau meminum susu padahal Mom sudah membuatkannya, simpanlah sisa susu di kulkas, sebaiknya dalam freezer. Untuk menghangatkannya, taruhlah botol susu ke d...

Kejang Demam atau Epilepsi?

NURMA, kaget bukan kepalang saat mendapati Lili (2,5 tahun), tiba-tiba kejang. Badannya kaku seperti kayu, tangannya mengepal erat, gigi terkatup dan matanya mendelik ke atas. Ketakutan pun muncul dalam benak Nurma jangan-jangan putri kecilnya mengidap epilepsi. Benarkah demikian? Atau demam Lili hanya sebatas kejang karena demam? Ada baiknya Moms mengenal lebih dekat perbedaannya! Step vs Epilepsi Menurut dr Nanang Kusdiyan, SpA MKes, kejang demam atau step (stuip) adalah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (suhu rektal/anus di atas 38 derajat celsius) tanpa disertai adanya infeksi susunan saraf pusat, gangguan elektrolit (misalnya, akibat diare/muntah yang hebat) atau gangguan metabolik (misalnya akibat kadar glukosa dalam darah turun). Kondisi ini umum terjadi pada anak usia 6 bulan sampai 5 tahun. Akan tetapi kejang yang disertai demam pada bayi yang berusia kurang dari 1 bulan tidak termasuk dalam kejang demam. Sedangkan epilepsi atau ayan adalah suatu kondisi ...

Langkah Tepat Atasi Keracunan Makanan

SI kecil pernah muntah-muntah karena keracunan makanan? Duh, jangan sampai terjadi ya Moms! Pertolongan pertama sudah pasti harus dilakukan dengan tepat agar akibatnya tidak fatal. Lantas seperti apa gejala dan pertolongan patut dilakukan? Gejala Keracunan Pada anak-anak, gejala akan lebih cepat muncul karena kondisi tubuh lebih rentan. Berkisar dua jam setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi akan cepat terlihat. Gejalanya antara lain: 1. Kram perut 2. Demam 3. Muntah-muntah 4. Sering BAB, kadang bercampur darah, nanah atau lendir 5. Rasa lemas dan mengigil 6. Hilang nafsu makan Gejala keracunan makanan bisa terlihat berkisar empat sampai 24 jam setelah si kecil terkontaminasi makanan beracun. Gejala ini bisa berlangsung tiga sampai empat hari. Tapi hati-hati! Gejala ini dapat berlangsung lebih lama lagi jika si kecil yang keracunan masih mengonsumsi secara tidak sengaja makanan yang terkontaminasi. Tindakan Pertama Periksa suhu tubuhnya, jika muntah-muntah dan sering BAB. Peri...

Hati-Hati Beri Suplemen Vitamin D untuk Bayi

FOOD dan Drug Administration (FDA) sebuah badan pengawas obat dan makanan di Amerika mengeluarkan peringatan kepada produsen produk suplemen vitamin D untuk bayi dalam bentuk cair. Vitamin D cair yang diberikan dengan cara tetes ini disinyalir membuat orangtua meneteskannya secara berlebihan pada bayi mereka. Padahal, suplemen vitamin D yang berlebih dapat merusak dan menyebabkan masalah seperti mual dan muntah, kehilangan nafsu makan, haus yang berlebihan, sembelit, sering buang air kecil, nyeri perut, lemah otot, sakit sendi dan otot, kelelahan, serta masalah yang lebih serius seperti kerusakan ginjal. FDA telah menekankan pada para produsen suplemen vitamin D cair ini agar menyertai produknya dengan informasi produk yang jelas dan akurat yakni diberi batas ukuran 400 IU dan yang diteteskan pada bayi dan tidak boleh melebihi dari batas ukuran yang tertera. (Mom& Kiddie//tty) Sumber: www.lifestyle.okezone.com

Bayi Baru Lahir Tak Usah Pakai Gurita!

BAGI Moms yang baru saja menjadi ibu mungkin masih bingung dengan seluk beluk “kostum” si kecil yang baru lahir. Nah, Nenek si bayi, alias orangtua moms and dads, biasanya siap sedia memberikan segala nasehat. Salah satunya, bayi baru lahir musti dipakaikan gurita. Meski tak lagi populer, gurita –kain pembalut dada atau perut– masih menjadi salah satu item daftar belanjaan persiapan Moms jelang hari kelahiran si kecil. Seberapa perlu sebetulnya gurita ini? Yuk, cari tahu! Gurita, Tak Dianjurkan! Kata orangtua zaman dulu, gurita penting untuk mengecilkan perut bayi baru lahir. Wah, wah, kalau orang dewasa yang punya perut buncit dan sengaja membebatnya dengan tujuan serupa saja sering mengeluh "sesak" bagaimana dengan bayi baru lahir? Itulah sebabnya, para dokter justru tak menganjurkan pemakaian gurita pada bayi baru lahir. Ya, organ-organ tubuh bayi baru lahir belumlah sempurna benar, sensitif, dan masih rentan. Bahkan ubun-ubunnya pun masih lembek dan terlihat berkedut. Cob...

Pantau Pertumbuhan Anak Secara Rutin

SAAT melahirkan bayi prematur memang diperlukan perawatan khusus saat di rumah. Sebaiknya bekali informasi perawatan bayi prematur secara cukup dari dokter agar bisa dilakukan secara maksimal, sehingga tidak mengganggu pertumbuhannya. Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), setiap dua detiknya bayi lahir di dunia dengan berat badan rendah (low birth weight). Bahkan, setiap 31 detiknya, seorang bayi prematur meninggal di dunia. Sementara di Indonesia, kelahiran bayi dengan berat badan rendah mencapai 400,000 jiwa, dan 30–40% dari bayi meninggal karena prematur. Pada 1991, data WHO dan DHS (USAID) menunjukkan bahwa di Indonesia angka kelahiran bayi dengan berat badan rendah adalah 2,6%, dan pada 2007 mencapai 5,5%. Namun, tidak semua bayi yang lahir dengan berat badan rendah adalah bayi prematur. ”Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan angka kelahiran bayi, dengan berat badan rendah sebanyak lebih dari dua kali lipat,” tutur seorang ahli perinatologi terkemuka dan profesor em...

Tanya Jawab Tentang Anak

SEMAKIN besar, ada saja ulah anak yang bikin Moms kagum sekaligus kalang kabut. Tak jarang Moms berucap, “Wow, anakku hebat!”, kali lain “Aduh, wajar nggak sih ini? atau “Kenapa begini... terus harus bagaimana dong?”. Nah, segala pertanyaan soal tumbuh kembang si 1 – 2 tahun yang Moms lemparkan ke redaksi, telah dijawab secara khusus oleh dr. Mas Wishnuwardhana Widjanarko, SpA, M.Si. Med, Dokter Spesialis Anak dari RS Hermina Grand Wisata dan Global Awal Bros Hospital, Bekasi. Yuk, temukan jawabannya! T : Dok, hingga kini anak saya (24 bulan) belum bisa berhenti mengisap jempolnya. Ritual itu dilakukannya pada saat tidur. Biasanya, dia berganti jempol, entah itu jempol kanan atau kiri. Untuk menghilangkan kebiasaan itu, saya mengolesi jempolnya dengan tanaman pahit. Tapi, dia malah ngamuk dan susah tidur. Dok, bagaimana mengatasinya? J : Ibu, coba alihkan perhatian si anak. Misalnya, sebelum tidur, ajaklah dia bermain atau mendongeng.Tapi, kalau cara itu belum ampuh juga, cob...

Panduan Memandikan Bayi Bagi Ibu Baru

Wajar memang bila new mom alias ibu baru masih belum berani memandikan bayinya sendiri. Mulai dari alasan takut salah, was-was, nggak percaya diri (PD), dan serentetan alasan lainnya. Saking gugupnya, ada yang bahu-membahu berdua suami memandikan si kecil, ada yang harus didampingi baby sitter, bahkan ada juga moms yang merasa lebih aman memandikan kalau ada orangtua/mertua di sampingnya. Padahal, melalui aktivitas ini, moms dapat membangun bonding (kedekatan) dan keterikatan dengan si kecil lho. “Sebagai ibu baru, kita harus yakin, nggak boleh takut dan harus pede memandikan anaknya,” begitu pesan dr. Elizabeth Hutapea, SpA dari RS. Royal Taruma, Jakarta Barat. Mandikan si kecil dua kali sehari, pagi dan sore hari. Jangan terlalu pagi, lakukan ketika udara tidak terlalu dingin. Ciptakan kondisi menyenangkan saat memandikan seperti bernyanyi atau mengajak ngobrol bayi. Nah, supaya Moms tak takut dan kagok lagi, mari contek tip memandikan bayi berikut ini! Langkah-langkah Memandikan Bay...

"Kok, mata anakku sering berair, ya?"

PADA bayi, saluran air mata kadang belum sempurna. Pada saat normal, air mata keluar dari kelenjar lacrimalis (memproduksi air mata) yang bertujuan agar air mata selalu basah dan lembap. Kemudian, air mata ini keluar melalui saluran di bagian ujung mata bagian dalam (medial) dan masuk melalui hidung. Secara normal, kita tidak merasa air mata itu berproduksi terus karena produksi dan pengeluarannya teratur. Keadaan berubah bila produksi air mata bertambah, seperti menangis atau sumbatan pada pada pangkal hidung, sehingga air mata tersebut meningkat dan terlihat berair. Jika kondisi tersebut dialami si kecil, tentu Anda akan berpikir, mengapa bisa demikian? Apakah hal tersebut normal dialami oleh setiap bayi? Kata orangtua jaman dulu, biar cepet sembuh harus dijilat oleh sang ibu. Apakah teori itu benar? Lantas, bagaimana perawatannya? Dr Florence Meilani Manurung, SpM, dari Paediatric Ophthalmologist, memberikan penjelasannya. "Umumnya bayi yang kondisi matanya berair terus sejak l...

Sindrom Alkohol Bisa Hambat Perkembangan Bayi

SINDROM alkohol pada janin atau fetal alkohol syndrome (FAS) adalah kondisi akibat paparan alkohol sebelum kelahiran. FAS adalah penyebab dari keterbelakangan mental pada anak. Di samping keterbelakangan mental, FAS juga menyebabkan kelainan bentuk kerangka dan sistem organ besar (terutama jantung dan otak), gangguan pertumbuhan, masalah sistem saraf pusat, miskin keterampilan motorik, kematian, masalah belajar, memori, interaksi sosial, gangguan bicara, dan pendengaran. Ada pula fitur wajah yang merupakan ciri khas dari bayi FAS, yaitu mata kecil, hidung pendek atau terbalik, pipi datar dan bibir tipis. Meski penampilan fisik ini memudar ketika anak tumbuh, tetap saja mengalami kesulitan seumur hidup. Istilah dari alkohol yang lain ada pula, seperti fetal alkohol effects (FAE), yang dibagi menjadi dua kategori, yakni alkohol related neurodevelopmental disorder (ARND) dan alkohol related birth defect (ARBD). ARND menggambarkan gangguan mental dan perilaku seperti ketidakmampuan belajar...

Cegah SIDS, Biasakan Bayi Tidur Telentang!

PERNAHKAH Anda mendengar bayi yang tampak sehat dan tak pernah sakit meninggal tiba-tiba? Kejadian bayi yang meninggal secara tiba-tiba itu disebut Sudden Infant Death Syndrome (SIDS). Sejauh ini, belum diketahui secara pasti apa penyebab SIDS. Kematian itu benar-benar mendadak. Itulah mengapa disebut sindrom. "Definisi tidak bisa dijelaskan penyebabnya. Unexpected. Tidak bisa dijelaskan penyebabnya. Makanya dikatakan sindrom," kata dr Elizabeth Hutapea, SpA dari Rumah Sakit Royal Taruma, Grogol, Jakarta Barat. Sekali lagi, kematian ini benar-benar mendadak. Tak ada gejala sebelumnya. Biasanya data-data yang dikumpulkan dari anamnesis (wawancara dengan pasien) juga tidak menunjukkan hal yang aneh. Semua terlihat baik-baik saja. "Kalau diamenesis, ya, itu enggak ada yang aneh. Beda kalau bukan sindrom. Kalau itu (bukan sindrom), meninggal tapi sebelumnya ada demam atau kelainan pada organ," imbuhnya. Lalu bagaimana SIDS bisa terjadi? Mengingat ini adalah sindrom, sem...

Manfaat Mencukur Rambut Bayi

“RAMBUTNYA digundulin biar adem, jadi tidurnya nyenyak, ” ujar Geisha (32) seraya mengusap kepala plontos putranya yang berumur 1 bulan. Beragam alasan orangtua mencukur rambut bayinya, mulai dari faktor tradisi, adat atau kepercayaan. Terlepas dari hal itu, mencukur rambut bayi bermanfaat dari segi kesehatan. Kapan saat tepat mencukur rambut bayi? Bagaimana caranya? Manfaat Mencukur Rambut Banyak mitos beredar di masyarakat kita seputar kegunaaan mencukur rambut bayi. Mulai dari anggapan bahwa rambut bayi yang semula keriting setelah digundulin akan lurus tumbuhnya. Atau, rambut bayi akan menjadi lebih lebat setelah dicukur. Sejauh ini, belum ada bukti yang bisa menjelaskan hal tersebut secara ilmiah. Pasalnya, etika penelitian tidak membenarkan penggunaan bayi dan anak kurang dari dua tahun sebagai objek dan sampel penelitian. Kendati begitu, mencukur rambut bayi banyak manfaatnya kok, seperti diungkapkan oleh dr. Ismiralda Oke Putranti, SpKK dari RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purw...

Persiapan & Cara Mencukur Rambut Bayi

TIDAK ada kekhususan mengenai waktu yang tepat. Waktu ini lebih banyak dipengaruhi oleh masing-masing kepercayaan, agama, adat maupun kebiasaan masyarakat yang dianut. Pahami persiapan dan cara tepat mencukur rambut si kecil. Alat dan Bahan Sebaiknya gunakan alat cukur manual mengingat kulit dan batok kepala bayi masih rentan, juga rambut masih tipis. Selain itu kita bisa mengontrol gerakan, kekuatan dan kedalaman pisau cukur serta menuntut kita untuk lebih cermat dan teliti dalam mengerjakannya, sehingga meminimalkan risiko terjadi luka pada kulit kepala bayi. Pisau cukur harus baru. Alkohol 70 persen atau cairan antiseptik. Sterilkan alat dan pisau cukur dengan menggunakan alkohol 70 persen atau cairan antiseptik sebelum digunakan. Antibiotik topikal untuk dioleskan setelah pencukuran selesai. Persiapan Bagi si Pencukur Orang yang akan mencukur hendaknya sudah berpengalaman dalam mencukur rambut bayi dan anak-anak. Umumnya pria lebih berpengalaman dalam hal mencukur dibandingkan wani...