Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kehamilan dan Merokok

Cara Cepat Berhenti Merokok

Berhenti merokok memang bukanlah suatu hal yang mudah. Tak dapat dipungkiri banyak di antara perokok yang sebenarnya ingin sekali berhenti. Tapi selalu merasa kesulitan.Jika Anda benar-benar memiliki keinginan serta tekad yang kuat, simak metode-metode yang dapat Anda lakukan guna menyukseskan tujuan yang cukup sulit ini, seperti dilansir Times of India. Berhentilah berencana Tidak seperti kebanyakan kegiatan lainnya, dengan menyusun rencana dan kemudian mengikutinya, lantas dapat sukses mencapai tujuan. Pasalnya ketika Anda merokok, di saat itulah tubuh Anda telah memiliki ketergantungan kimia, di mana tubuh mengembangkan kebutuhan untuk tingkat tertentu dari nikotin di setiap saat. Maka dari itu, sangat penting untuk memiliki list yang berkaitan dengan Anda dan rokok, seperti: Jumlah rokok yang Anda hisap per hari. Tempat yang Anda sukai ketika merokok. Kegiatan yang biasa dilakukan ketika merokok (istirahat, ngeteh, berbicara di telepon, mengemudi dll). Jumlah perokok di ...

Cepat Berhenti Merokok, Makin Menguntungkan

Anda merokok sudah sejak lama dan merasa terlambat bila ingin menghentikannya sekarang? Seperti banyak hal lainnya, tidak ada kata terlambat untuk memulai. Berhenti merokok bisa tingkatkan angka harapan hidup Data WHO pada 2001 menyatakan, Indonesia menempati urutan ketiga jumlah perokok terbanyak di dunia, setelah China dan India. Bahkan untuk tingkat ASEAN, Indonesia bahkan menempati urutan pertama. Sebanyak 70 persen perokok mulai merokok sebelum usia 19 tahun dan 12,77 persen sudah merokok sejak SD. Menurut dr Harry A Alamudin MA, Direktur Medis Sahid Sahirman Memorial Hospital (SSHM), merokok merupakan kebiasaan yang akhirnya menjadi karakter. Biang keladinya tidak terlepas dari pikiran. “Sumber pertama adalah pikiran. Kebanyakan orang merokok terutama pada anak muda itu semua karena pikiran. Kalau awalnya kita berpikir tidak merokok, kita tidak akan pernah mencobanya,” katanya saat peresmian Klinik Stop Merokok SSHM di Jalan Jenderal Sudirman No. 86, Jakarta, R...

Cepat Berhenti Merokok, Makin Menguntungkan

Anda merokok sudah sejak lama dan merasa terlambat bila ingin menghentikannya sekarang? Seperti banyak hal lainnya, tidak ada kata terlambat untuk memulai. Data WHO pada 2001 menyatakan, Indonesia menempati urutan ketiga jumlah perokok terbanyak di dunia, setelah China dan India. Bahkan untuk tingkat ASEAN, Indonesia bahkan menempati urutan pertama. Sebanyak 70 persen perokok mulai merokok sebelum usia 19 tahun dan 12,77 persen sudah merokok sejak SD. Menurut dr Harry A Alamudin MA, Direktur Medis Sahid Sahirman Memorial Hospital (SSHM), merokok merupakan kebiasaan yang akhirnya menjadi karakter. Biang keladinya tidak terlepas dari pikiran. Usia berapa pun berhenti merokok akan bermanfaat meningkatkan angka harapan hidup “Sumber pertama adalah pikiran. Kebanyakan orang merokok terutama pada anak muda itu semua karena pikiran. Kalau awalnya kita berpikir tidak merokok, kita tidak akan pernah mencobanya,” katanya saat peresmian Klinik Stop Merokok SSHM di Jalan Jenderal Sudirman N...

Ibu Hamil Perokok Pasif Berisiko Lahirkan Bayi Berberat Badan Rendah

CUACA terik ibu kota tak menghentikan langkah karyawan-karyawan untuk keluar kantor sejenak menik mati istirahat siang. Sambil menunggu antrean pesanan makanan datang, tampak seorang ibu hamil mengibas-ibas tangan di depan wajahnya. Ia berusaha menepis gumpalan asap rokok di sekitarnya. Ironis memang melihat pemandangan yang lumrah terjadi di masyarakat. Bagimana sebenarnya bahaya ibu hamil sebagai perokok pasif? Hasil penelitian terbaru dari Journal of the American College of Cardiology edisi Mei 2008, mengungkapkan bahwa berada 30 menit lamanya dalam ruangan penuh asap rokok dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah yang cukup berat. Sehingga akan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Dampak Negatif Hal senada diungkapkan dr Sofani Munzila SpOG dari YPR Hospital Menteng, Jakarta Pusat. "Bahaya perokok pasif tak ubahnya dengan perokok aktif. Pengaruh yang paling sering terjadi yaitu janin terlahir dengan berat badan rendah, kelahiran prematur, keguguran, terganggunya sup...

Dampak Orang Tua Perokok pada Anak

Sekali lagi, sebuah studi memperlihatkan bahwa merokok tidak hanya berbahaya bagi diri sendiri namun juga bagi lingkungan sekitar mereka. Laporan dari Dr Paolo Vineis seperti yang dilansir oleh The British Medical Journal menyatakan anak-anak memiliki resiko paling besar dari para orangtua perokok. Dampak perokok pada non perokok (perokok pasif) sudah lama diketahui. Namun bahaya mengenai orangtua perokok pada kesehatan anak-anak baru kini mengemuka. Dari penelitian yang dilakukan oleh Dr Paolo Vineis disejumlah negara Eropa diketahui bahwa anak-anak mengalami dampak paling tinggi. Yaitu sekitar tiga kali lipat terkena kanker paru-paru dan masalah yang berhubungan dengan pernafasan lainya dari orangtua yang perokok. Dr Paolo menyebut hasil penelitiannya kali ini sangat berbeda dengan penelitian dampak rokok pada kesehatan manusia. Dr. Paolo Vineis merupakan seorang profesor dari Imperial College London (Inggris). Selama hampir tujuh tahun, Dr Paolo melakukan penelitian atas 123.000 ora...

Ibu Perokok Lahirkan Anak Obesitas

Anak yang lahir dari ibu perokok pada awal kehamilan akan berisiko mengalami kegemukan. Selama melakukan penelitian, belum ada penjelasan ilmiah, tapi ada satu teori bahwa anak dari ibu perokok akan mengalami gangguan dalam metebolisme tubuh sejak di dalam rahim. Hasil sama ditemukan pada anak yang ibunya memiliki kebiasaan tidak sarapan selama kehamilan dan kemungkinan lebih berisiko mengalami obesitas. Penelitian berlangsung selama dua dekade, yang diketuai Profesor dari Fakultas kedokteran Universitas Yamanashi Zentaro Yamagata. Sekitar 1.400 wanita hamil di Jepang yang melahirkan pada April 1991 dan Maret 1997. Peneliti mengambil subjek penelitian sekitar 1.000 anak berumur sembilan smpai sepuluh tahun. Dalam penelitian di temukan, pada anak yang dilahirkan dari ibu hamil sejak tiga bulan kehamilan atau pada awal kehamilan dibandingkan dari anak yang dilahirkan ibu tidak merokok. "Hasil penelitian ini menunjukkan adanya indikasi merokok selama kehamilan, walaupun pada awal ...