Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kanker Hati

Kopi Mengurangi Resiko Kanker Hati dan Diabetes

Kopi Mengurangi Resiko Kanker Hati dan Diabetes Kanker hati adalah kanker keenam yang paling umum di dunia, dan merupakan penyebab paling umum ketiga kematian yang diakibatkan oleh kanker. Penyebab utama kanker hati adalah karena terinfeksinya tubuh dengan virus hepatitis B dan hepatitis C. Selain itu, kanker hati juga dapat dipicu oleh alkohol, tembakau, obesitas dan diabetes. Untuk itu maka, Kanker hati primer dapat dihindari dengan cara melakukan vaksinasi virus hepatitis B, pengendalian penularan virus hepatitis C dan pengurangan minum minuman beralkohol. Kopi Mengurangi Resiko Kanker Hati dan Diabetes Hasil Penelitian dari Dr Carlo La Vecchia (Departemen Ilmu Klinis dan Kesehatan Masyarakat Universitas Milan, Italia) menyebutkan bahwa Kopi terbukti dapat mencegah diabetes dan minum tiga cangkir kopi sehari bisa mengurangi risiko kanker hati hingga 50 persen. Hal ini disebabkan karena kopi memiliki efek menguntungkan pada sirosis dan enzim hati. Lebih lanjut, hasil pe...

Waspadai Virus "Pintar" Penyebab Kanker Hati

DATA Badan Kesehatan Dunia (WHO) menunjukan pada 2005 kanker telah membunuh lebih dari 206.000 orang di Indonesia. 12,5 persen berasal dari penderita kanker hati. International Agency for cancer Research, GLOBOCAN 2002, menyebutkan kanker hati adalah enam dari kanker paling umum yang ditemukan di seluruh dunia dan merupakan penyebab kematian ketiga akibat kanker secara global. "Kanker hati merupakan jenis kanker yang sering ditemukan di Indonesia," ucap dokter spesialis penyakit dalam Prof dr Ali Sulaiman SpPD PhD KGEH FACG. Ali juga menambahkan, kanker hati terjadi apabila sel kanker berkembang pada jaringan hati. Adanya gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini, di antaranya kekurangan berat badan tanpa adanya alasan yang diketahui dan tanpa berusaha untuk mengurangi berat badan, kehilangan selera makan secara berkelanjutan, merasa kenyang setelah makan dalam porsi sedikit, pembengkakan di bagian kanan perut yang berada tepat di bawah tulang rusuk, warna kulit dan mata yang...

Tidur Terlalu Malam Bisa Menyebabkan Kanker Hati

WASPADAILAH serangan kanker hati dalam tubuh Anda. Karena pada awalnya, kanker hati memang tanpa gejala apapun, bahkan seringkali orang menduga bahwa dirinya mengalami sakit maag. Lalu, apa saja yang harus diwaspadai? Kanker hati merupakan jenis kanker terbesar di dunia dan berada dalam urutan kelima. Kanker hati sendiri terjadi apabila sel kanker berkembang pada jaringan hati. Kanker hati yang sering terjadi adalah Hepatocellural Carcinoma (HCC) dan ini merupakan komplikasi akhir yang serius dari hepatitis kronis, terutama sirosis yang terjadi karena virus hepatitis yang paling sering, terutama pada virus hepatitis A, B, C, D, dan E. Pada hepatitis D hanya dapat menyerang penderita yang telah terinfeksi virus hepatitis B dan dapat memperparah keadaan penderita. Tidur Terlalu Malam Bisa Menyebabkan Kanker Hati Faktor risiko kanker hati di antaranya adalah virus hepatitis, aflatoksin, obesitas atau kegemukan, alkohol, diabetes, dan senyawa kimia vinil klorida. Aflatoksin merupakan salah...

Kegemukan Tingkatkan Risiko Kanker

JANGAN sampai Anda mengalami obesitas atau kegemukan. Berdasarkan penelitian, obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit kanker. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet ini menggunakan analisis 141 studi, yang melibatkan 282.000 responden yang mengalami kegemukan. Ukuran kegemukan dalam penelitian itu dengan indikator indeks masa tubuh (body mass index/ BMI), yakni berat badan seseorang dalam kilogram diperbandingkan dengan tinggi badannya. Seseorang dengan BMI 25-29,9 dikategorikan sebagai kelebihan berat badan, sedangkan BMI 30 dan lebih dikategorikan sebagai obesitas. Para peneliti menemukan bahwa setiap pencapaian BMI sebesar lima poin pada pria meningkatkan risiko kanker tenggorokkan 52 persen, kanker tiroid (terkait dengan kelenjar gondok) sebesar 33 persen, serta kanker usus besar dan ginjal sebesar 24 persen. Di antara wanita, apabila BMI-nya meningkat lima poin maka meningkatkan risiko kanker rahim sebesar 59 persen, kanker hati (59 persen), tenggorokan (5...

Terapi Target Bantu Penderita Kanker Hati

TERKENAL sebagai penyakit mematikan keenam di dunia, sebagian besar kanker hati terdiagnosa pada stadium medium dan lanjut. Sebab pada tahap awal perkembangannya, penyakit ini tidak menunjukkan gejala-gejala yang khas. "Jika sel dari hati mengalami suatu pertumbuhan dan membelah dengan tidak berhenti, maka penderitanya mengalami kanker hati. Biasanya dengan kondisi normal, sel tumbuh dan stop sendiri dengan perusakan. Kalau kanker hati terus tumbuh dan merusak sel-sel yang tumbuh, kumpulan ini disebut sel tumor. Ada yang bersifat terus tumbuh dan bersifat jinak lambat, tumbuhnya tidak membahayakan, ada yang ganas, ada juga yang menyerang langsung ke hati, paru, disebut kanker hati," kata Prof dr H Ali Sulaiman PgD SpPD KGEH FACG saat acara bertema “Meningkatkan Harapan Hidup Pasien Kanker Hati dengan Terapi Target”, Mid Plaza Hotel, Jakarta, Selasa (1/2/2011). Dari 632 ribu kasus kanker hati di dunia yang terdiagnosa setiap tahun, sekira 450 ribu dilaporkan di Asia Pasifik, l...