Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Pepaya

Atasi Stroke dengan Cabai

Cabai, Buah dan tumbuhan anggota genus capsicum ini seperti pisau bermata dua. Bisa dicintai karena bisa menambah gairah makan dan melezatkan makanan, bisa juga karena pedas, panas, dan memerihkan makanan. Anda boleh benci buah yang satu ini. Tapi Anda tak bisa menolak bahwa buah yang satu ini bisa mengatasi sejumlah penyakit, antara lain stroke, serangan jantung koroner, dan impotensi. Supaya pedas dan tambah lezat, orang sering mencampurkan cabai ke dalam masakan. Ada yang menggunakan cabai merah yang besar dan panjang, ada yang menggunakan cabai hijau dan ada yang menggunakan cabai keriting. Tapi kebanyakan orang memilih cabai keriting untuk membuat masakan atau makanan menjadi lebih pedas. Itu karena ukurannya lebih kecil dan kadar airnya lebih sedikit, sehingga zat pedasnya per 100 gr lebih banyak. Apakah hanya itu manfaat cabai? Kandungan dan Manfaat Ternyata, menurut dr Prapti Utami, seorang konsultan herbal, di tanaman obat keluarga EVERGREEN, Bintaro Jaya, Tangerang, banyak or...

Beberapa Makanan Terbaik untuk Ibu Baru

Minggu-minggu pertama setelah melahirkan adalah saat di mana tubuh Moms sedang dalam proses pemulihan. Moms juga harus menghadapi perubahan hormon pascamelahirkan. Jika tak pintar-pintar menjaga kondisi tubuh, peran sebagai ibu baru ini akan sangat melelahkan. Bagi beberapa ibu, jika tak segera diatasi, kondisi ini bisa menimbulkan baby blues, bahkan postpartum depression (PPD) - kondisi di mana seorang ibu yang baru melahirkan mengalami depresi karena tidak siap menyesuaikan diri dengan keadaan pascamelahirkan. Tanda-tandanya seperti insomnia, perubahan nafsu makan, kesedihan yang terus-menerus sepanjang hari, hingga munculnya pikiran yang merugikan diri sendiri bahkan bayinya. Salah satu cara menyiasatinya cukup sederhana: melalui makanan. Lewat makanan, Moms dapat mempercepat proses pemulihan, memengaruhi mood, sekaligus meningkatkan kualitas ASI. Tapi, bukan sembarang makanan, loh! Makanan Itu Adalah... Mau tahu makanan apa saja yang baik untuk para ibu baru? Mengutip situs babycen...

Memilih Makanan Rendah Kolesterol

Pola makan yang sehat ialah makanan yang mengandung semua unsur gizi seimbang sesuai kebutuhan tubuh, baik protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral dan air. Dimana sumber nutrisinya pun harus dipilih yang sealami mungkin. Berikut beberapa langkah yang paling mudah untuk mengawali menjalani program konversi ke pola makan yang sehat: Hindarilah makanan yang kaya akan kandungan lemak. Biasanya terdapat pada makanan yang dimasak dengan kaya akan minyak, mentega, margarin, dan santan. Namun hal tersebut bukanlah berarti tubuh manusia tidak membutuhkan lemak. Asupan lemak alami untuk tubuh manusia sesungguhnya sudah tercukupi dengan mengonsumsi kacang-kacangan atau biji-bijian. Hindari makanan yang mengandung bahan pengawet. Kalaupun terpaksa harus membeli makanan yang dalam kemasan, maka pilihlah yang mencantumkan dengan jelas tanda “TANPA PENGAWET” pada kemasan. Berbagai penelitian menyebutkan, walau mengkonsumsi bahan pengawet dalam dosis dibawah normal untuk dikonsumsi, dalam pengg...

Cegah Kanker Payudara dan Jantung dengan Pepaya

PEPAYA (Carica papaya) adalah tumbuhan serbaguna. Buahnya mengandung zat antioksidan yang tinggi. Termasuk di dalamnya vitamin C, flavonoid, folat, vitamin A, asam panthotenik, mineral, magnesium, vitamin E, kalium, serat, dan vitamin B. Buahnya mengandung enzim yang dapat mencegah pertumbuhan sel kanker payudara. Dan daun dan akarnya bisa digunakan untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Buah pepaya mengandung berbagai jenis enzim, vitamin, dan mineral. Kandungan vitamin A-nya lebih banyak daripada wortel, vitamin C-nya lebih tinggi daripada jeruk. Ia juga kaya akan vitamin B kompleks & vitamin E. “Kadar protein dalam buah pepaya tidak terlalu tinggi. Hanya 4-6 gr per kg berat buah. Tapi jumlah yang sedikit ini hampir seluruhnya dapat dicerna dan diserap tubuh. Ini disebabkan enzim papain dalam buah pepaya mampu mencerna zat sebanyak 35 kali lebih besar daripada ukurannya sendiri,“ jelas dr Diana Dewi dari European Slimming Center di Jalan Iskandarsyah Raya No.97, Jakarta Selata...

Ini Dia Vitamin Penajam Otak

PERNAHKAH Anda kesulitan mencari barang yang Anda simpan dua hari lalu? Menurunnya ketajaman memori otak menjadi biang keladinya. Karena itu, Anda butuh vitamin penajam otak. Sebuah studi baru mengungkapkan, vitamin dan nutrisi yang tepat akan membuat kinerja otak tetap tajam, bahkan mampu mengusir penyakit hilang akal (demensia) saat usia semakin tua. “Kuncinya adalah mendapatkan nutrisi dari jenis makanan tertentu karena semuanya berjalan secara sinergi,” ungkap Paula Bickford, ahli farmasi dan profesor di Departmen Pembedahan Urat Syaraf dan Kerusakan Otak University of South Florida College of Medicine. Beberapa vitamin dimaksud, di antaranya seperti dinukil dari Health24: Asam lemak omega-3 Semakin banyak mengonsumsi bahan makanan mengandung asam lemak omega-3, maka semakin berkurang risiko mengalami penurunan kognitif. “Asam lemak omega-3 mampu melindungi otak dari stres oksidatif (kerusakan akibat molekul yang tidak stabil atau radikal bebas). Biasanya, jaringan syaraf menggunak...

10 Cara Hindari Kanker

Sumber dari Situs Depkes mengatakan ada 6 juta pasien kanker baru pertahun di dunia. Setiap tahun jumlah penderita kanker di dunia bertambah 6,25 juta orang. Di negara-negara berkembang, setiap tahunnya tercatat 100 penderita kanker dari setiap 100.000 penduduk. Di Indonesia jumlah penderita kankernya mencapai 6 persen dari populasi. Jika dibandingkan dengan catatan sensus penduduk tahun 2000 dari Badan Pusat Statistik yang menyebutkan jumlah penduduk Indonesia mencapai 203,46 juta orang, maka penderita kanker di Indonesia kira-kira berjumlah 12.180.000 orang. Terkait dengan data tersebut baik jika kita menyimak dan menyikapi publikasi yang dikeluarkan Rumah Sakit Pusat Kanker Nasional Dharmais tentang 10 Cara Menghindari Kanker. Harapannya semoga kita bisa lebih arif dalam menjalankan pola hidup menuju hidup sehat dan produktif. Berikut kesepuluh cara tersebut: 1. Berhenti merokok. Merokok merupakan sebab utama kanker paru dan hampir 30 persen menjadi penyebab terjadinya jenis kanke...

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat, dengan Jagung Muda

Kita mengenal jagung muda sebagai bahan masakan untuk oseng-oseng. Ternyata, selain enak dimakan, jagung muda bisa juga dimanfaatkan sebagai obat alternatif menyembuhkan bintik-bintik bekas cacar atau bekas jerawat. Anda bisa membuat sendiri ramuannya. 1. Pilih jagung muda yang telah dikupas dan dibersihkan dari rambut-rambutnya, kemudian diparut. 2. Ambil daun pepaya secukupnya dan tumbuk hingga halus. 3. Campurkan parutan jagung muda dengan tumbukan daun pepaya. Aduk sampai rata. 4. Oleskan campuran tadi pada bintik-bintik jerawat atau bekas-bekas cacar yang mengganggu. Oleskan setiap hari untuk mendapatkan hasil maksimal. Perhatian, getah pepaya bersifat korosif bagi beberapa orang yang alergi. Bila Anda ingin mencoba, pastikan kulit Anda tidak alergi getah pepaya. Jika memang kulit Anda sensitif, cukup gunakan ramuan jagung muda saja. Sumber: suaramerdeka.com