Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Demam Berdarah Dengue (DBD)

Perbedaan Tipes dengan DBD dan Tifus (Gejala Tipes)

Perbedaan Tipes dan Tifus Tipes dan tifus adalah penyakit yang berbeda, tapi selama ini banyak orang menganggapnya sama. Sebenarnya apa perbedaan dan bagaimana menanganinya? Menurut spesialis penyakit tropis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Widayat Djoko SpPD KPTI, masih banyak terjadi salah kaprah mengenai penyakit tipes ini. Mulai dari penyebab, obat, bahkan namanya. Alhasil penanganan yang dilakukan pun menjadi tidak sesuai. Perbedaan Tipes dengan DBD dan Tifus (Gejala Tipes) Banyak orang yang menyebut penyakit tipes dengan sebutan tifus. Sebenarnya, tifus adalah infeksi yang ditularkan tikus yang menyebabkan demam dan ruam. Penyakit ini disebabkan parasit. Sementara tipes atau demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan bakteri Salmonella tifosa. “Penyakit ini dapat menyerang tubuh melalui makanan atau minuman yang menyebabkan infeksi usus halus,” kata Widayat. Widayat mengatakan, bakteri terbawa hingga di organ tubuh melalui peredaran darah. Bakteri tersebut be...

Cara Tepat Usir Nyamuk Demam Berdarah

Demam berdarah tak mengenal musim. Sebab, banyak tempat yang memungkinkan nyamuk berkembang biak. “Telur serangga pembawa virus dengue ini tak perlu menunggu musim hujan untuk berubah menjadi larva,” jelas DR drh Upik Kesumawati Hadi MS. Telur nyamuk demam berdarah terkenal ‘bandel.’ Ia masih bisa hidup meski berbulan-bulan tidak terkena air. “Begitu terkena air, telur dapat segera menuntaskan siklus hidupnya yakni berubah menjadi larva,” urai dokter hewan dari bagian Parasitologi dan Entomologi Kesehatan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor (IPB) ini. Setetes air bersih yang tergenang sudah cukup untuk menjadi tempat bertelur dan penetasan larva nyamuk demam berdarah. Sekali bertelur, sekitar 300 nyamuk baru akan terbang mencari mangsa. “Darah manusia diperlukan sang betina untuk pematangan telurnya,” kata Upik. Banyak tempat di rumah yang dapat menjadi tempat nyamuk bertelur atau beristirahat. Seperti apa lokasi favorit nyamuk demam berdarah. “Untuk bertelur, serangg...

Waspadai DBD dengan Penanganan yang Tepat

KASUS kematian yang merenggut nyawa banyak orang dalam setiap tahunnya karena Demam Berdarah Dengue (DBD), marak terjadi di seluruh dunia. Salah satunya di Indonesia. Kasus infeksi dengue di DKI Jakarta, menduduki peringkat pertama dengan jumlah 4481 kasus dan angka kematian sebanyak delapan jiwa per tanggal 28 Pebruari 2008. Bahkan, jumlah penderita DBD sepanjang tahun 2007 tercatat sebanyak lebih dari 156.697 orang dengan korban meninggal lebih dari 1.296 orang. Menangani fakta tersebut, GlaxoSmithKline bersama duta kampanye "Tangani Tepat Demam pada DBD Anak", seorang ibu yang juga psikolog Tika Bisono MpSi, Dr J Hudyono MS SpOk MFPM, selaku staf uji klinik obat Departemen Farmakologi-Terapeutiks FKUI, serta bapak Muhadi SKM, selaku Supervisor Dinas Kesehatan DKI Jakarta memberikan penyuluhan kepada warga dan pasien Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan mengenai pentingnya penanganan tepat demam pada DBD anak melalui pemilihan kandungan obat yang tepat. Kenyataannya, masih bany...

Cara Menangani Demam Berdarah Dengue (DBD)

DEMAM berdarah dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan yang cukup pelik di Indonesia. Angka kejadian tetap meningkat dan saat ini relatif kematian, khususnya di RSCM cenderung naik. Ya, setiap tahun angka DBD selalu mengalami fluktuasi. Biasanya, kasus akan meningkat tajam pada Januari dan Februari. Hal ini disebabkan pada bulanbulan sebelumnya, yakni November dan Desember merupakan musim hujan. Kondisi ini menyebabkan terjadinya perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang merupakan pembawa virus DBD. Sejalan dengan meningkatnya kasus, ternyata angka kejadian pada dewasa muda juga berpotensi meningkat. Pada awalnya, proporsi anak usia 4–14 tahun memegang angka terbesar, hal ini berjalan sejak 1983 sampai 2002. Namun, pada 2003 penderita DBD didominasi oleh usia 15 tahun ke atas. Malah kasus DBD pada orang dewasa lebih banyak di Indonesia. Fakta ini menunjukkan bahwa proporsi pasien ini memerlukan penangan lebih khusus. Di antaranya dengan keharusan dokter internis untuk turun tangan me...