Skip to main content

Cara Mengetahui Gejala Stroke

Cara Mengetahui Gejala Stroke
Stroke terjadi apabila pembuluh darah yang memberikan aliran darah ke otak mengalami penyumbatan atau pecah sehingga sebagian area otak tidak mendapatkan aliran darah dan rusak. 
  1. Stroke termasuk penyakit dengan tingkat mortalitas yang tinggi 
  2. Terdapat beberapa faktor risiko penyakit stroke antara lain mereka yang telah menderita obesitas, hipertensi dan diabetes.
  3. Penyakit stroke merupakan suatu tingkat kegawatdaruratan medis sehingga harus ditangani secara sigap dan cepat. Sehingga apabila muncul gejala-gejala berikut, Anda harus segera menelepon ambulans untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.


Menurut dr. Frandy Susatia, Sp.S. dalam seminar kesehatan ETHICA Industri Farmasi di bilangan Kuningan, Jakarta, Selasa, 20 Mei 2014. Kita dapat mengenali gejala stroke dengan metode SeGeRa yaitu senyum, gerak dan bicara, gejalanya sebagai berikut:

  • Senyum, pasien dengan gejala stroke ketika tersenyum, senyumnya akan menjadi “aneh” dan wajahnya, terutama bagian bibir sedikit “miring”.
  • Gerak, saat pasien diminta mengangkat tangan ke atas, tangan pasien tidak bisa diangkat secara simetris dan bersamaan
  • Bicara, saat pasien berbicara kalimat sederhana, kalimat yang ke luar terasa 'pelo',


Gejala stroke lainnya:
Gejala lain stroke antara lain sakit kepala hebat, penurunan penglihatan tiba-tiba, hilang keseimbangan, sulit bicara dan mengerti pembicaraan, hilang rasa (baal) pada satu sisi, lemah (tidak dapat mengangkat sebelah tangan atau kaki), mulut merot (gangguan menelan) serta hilangnya kesadaran.


Sumber: http://life.viva.co.id/news/read/506017-cara-sederhana-mengetahui-gejala-stroke

Comments

Popular posts from this blog

7 Mitos Seputar Menstruasi

MITOS seringkali dipercaya, berkembang dalam masyarakat dengan penyampaian informasi yang kurang tepat, kurang lengkap, bahkan terlalu berlebihan. Hal ini menimbulkan sikap antipati, defensif bahkan diskriminasi pada situasi tertentu. Sesudah mitos mengenai seksualitas, ternyata mitos mengenai menstruasi juga beredar dalam masyarakat dan turun temurun diberitahukan. Beberapa di antaranya: 1. Menstruasi membuat tubuh menjadi lemah. Hasil penelitian menyebutkan bahwa darah menstruasi yang keluar banyaknya kira-kira hanya 150 ml atau sekitar empat sampai enam sendok saja. Jadi tidak benar kalau tubuh akan menjadi lemas hanya karena Anda sedang menstruasi. 2. Sedang menstruasi berarti sedang sakit. Justru sebaliknya, menstruasi adalah proses alami yang dialami oleh setiap perempuan produktif. Menstruasi berarti perempuan tersebut sehat dan sistem reproduksinya bekerja dengan normal sebagaimana mestinya. 3. Ingin menstruasi lancar, sering-seringlah minum soft drink. Banyak yang percaya sela...

Usai Melahirkan, Kok Rambutku Rontok?

BARU sebulan ini Anda melahirkan anak pertama. Sejak beberapa hari pascamelahirkan, Anda perhatikan kok rambut jadi sering rontok. Apa penyebabnya? Apakah kondisi ini normal dialami perempuan pascamelahirkan? Kapan kondisi rambut akan menjadi normal kembali dan bagaimana perawatannya? dr Fakriantini Jayaputri, SpOG dari Rumah Sakit Zahirah memaparkan, rambut rontok pascamelahirkan disebabkan karena peningkatan hormon estrogen selama hamil yang kemudian menurun begitu melahirkan sehingga memengaruhi juga volume rambut. ‘Tahap Istirahat’ Pascamelahirkan Setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga membuat banyak rambut memasuki tahap istirahat. Kadar estrogen yang turun ini akan membuat seseorang mengalami kerontokkan rambut yang lebih banyak daripada biasanya baik saat keramas atau sedang menyisir. Secara normal berkisar 85-95 persen rambut di kepala akan tumbuh dan sisanya, berkisar 5-15 persen berada dalam tahap istirahat. Setelah masa istirahat, rambut ini akan rontok dan...

Jenis-Jenis Kolesterol

Kolesterol merupakan suatu kata yang sangat umum di masyarakat. Namun sedikit yang tahu bahwa kolesterol dapat menganggu siapa saja, bahkan merupakan silent killer. Gangguan kolesterol yang tinggi atau hiperkolesterolemia, apabila tidak ditangani dengan bijak dan tepat dapat mengarah pada berbagai macam penyakit serius, seperti jantung koroner, diabetes militus, stroke, dan disfungsi ereksi. Jenis-jenis penyakit serius tersebut saat ini sudah semakin banyak diderita masyarakat yang berusia produktif, dan jumlahnya pun semakin meningkat setiap tahun. Kolesterol sendiri adalah senyawa lemak kompleks, yang 80 persen dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20 persen sisanya dari luar tubuh (zat makanan) untuk bermacam-macam fungsi di dalam tubuh, antara lain membentuk dinding sel. Kolesterol yang berada dalam zat makanan yang kita makan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tetapi sejauh pemasukan ini seimbang dengan kebutuhan, tubuh kita akan tetap sehat. Kolesterol tidak ...