Skip to main content

2 Cangkir Kopi Tiap Hari Hindari Stroke

2 Cangkir Kopi Tiap Hari Hindari Stroke



Anda penyuka kopi? Jika ya, tidak ada salahnya untuk mempertahankan kebiasaan tersebut demi alasan kesehatan.

Studi yang dihelat Karolinska Institute di Stokholm, Swedia, menemukan bahwa minum dua cangkir kopi setiap hari, secara signifikan mampu mengurangi risiko penyakit stroke. Sebelumnya, mereka meneliti beberapa jenis minuman, sebagian merangsang perkembangan stroke sedangkan sebagian lainnya justru membantu menyelamatkan jiwa. Dan, kopi telah dikonfirmasi termasuk dalam golongan yang mencegah stroke.

Guna mendapatkan kesimpulan penelitian tersebut, para peneliti mengumpulkan data dari delapan penelitian antara 1960 hingga 2011. Hasilnya, mereka yang mengonsumsi dua cangkir kopi per hari berisiko 14 persen lebih sedikit terhadap penyumbatan pembuluh darah di otak. Sementara, mereka yang minum hingga 4 cangkir kopi per hari, ternyata dapat mengurangi bahaya stroke hingga 17 persen. Demikian seperti disitat Dailymail, Selasa (20/9/2011).

Namun ditegsakan peneliti, mengonsumsi kopi lebih dari yang diperlukan tidak akan meningkatkan perlindungan tubuh terhadap bahaya strore. Pasalnya, mereka yang ketagihan kafein dengan minum kopi lebih dari 6 gelas hanya mampu mengurangi risiko stroke 7 persen saja.

Peneliti mengatakan, antioksidan yang ada dalam kopi melindungi pembuluh darah di otak dari kerusakan akibat lipoprotein atau yang lebih dikenal dengan kolesterol jahat, penyebab stroke.


Label: Sakit Kepala, Migren, Kopi, Stroke
Sumber: okezone.com

Comments

Popular posts from this blog

Usai Melahirkan, Kok Rambutku Rontok?

BARU sebulan ini Anda melahirkan anak pertama. Sejak beberapa hari pascamelahirkan, Anda perhatikan kok rambut jadi sering rontok. Apa penyebabnya? Apakah kondisi ini normal dialami perempuan pascamelahirkan? Kapan kondisi rambut akan menjadi normal kembali dan bagaimana perawatannya? dr Fakriantini Jayaputri, SpOG dari Rumah Sakit Zahirah memaparkan, rambut rontok pascamelahirkan disebabkan karena peningkatan hormon estrogen selama hamil yang kemudian menurun begitu melahirkan sehingga memengaruhi juga volume rambut. ‘Tahap Istirahat’ Pascamelahirkan Setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga membuat banyak rambut memasuki tahap istirahat. Kadar estrogen yang turun ini akan membuat seseorang mengalami kerontokkan rambut yang lebih banyak daripada biasanya baik saat keramas atau sedang menyisir. Secara normal berkisar 85-95 persen rambut di kepala akan tumbuh dan sisanya, berkisar 5-15 persen berada dalam tahap istirahat. Setelah masa istirahat, rambut ini akan rontok dan...

Jenis-Jenis Kolesterol

Kolesterol merupakan suatu kata yang sangat umum di masyarakat. Namun sedikit yang tahu bahwa kolesterol dapat menganggu siapa saja, bahkan merupakan silent killer. Gangguan kolesterol yang tinggi atau hiperkolesterolemia, apabila tidak ditangani dengan bijak dan tepat dapat mengarah pada berbagai macam penyakit serius, seperti jantung koroner, diabetes militus, stroke, dan disfungsi ereksi. Jenis-jenis penyakit serius tersebut saat ini sudah semakin banyak diderita masyarakat yang berusia produktif, dan jumlahnya pun semakin meningkat setiap tahun. Kolesterol sendiri adalah senyawa lemak kompleks, yang 80 persen dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20 persen sisanya dari luar tubuh (zat makanan) untuk bermacam-macam fungsi di dalam tubuh, antara lain membentuk dinding sel. Kolesterol yang berada dalam zat makanan yang kita makan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tetapi sejauh pemasukan ini seimbang dengan kebutuhan, tubuh kita akan tetap sehat. Kolesterol tidak ...

Sindrom Alkohol Bisa Hambat Perkembangan Bayi

SINDROM alkohol pada janin atau fetal alkohol syndrome (FAS) adalah kondisi akibat paparan alkohol sebelum kelahiran. FAS adalah penyebab dari keterbelakangan mental pada anak. Di samping keterbelakangan mental, FAS juga menyebabkan kelainan bentuk kerangka dan sistem organ besar (terutama jantung dan otak), gangguan pertumbuhan, masalah sistem saraf pusat, miskin keterampilan motorik, kematian, masalah belajar, memori, interaksi sosial, gangguan bicara, dan pendengaran. Ada pula fitur wajah yang merupakan ciri khas dari bayi FAS, yaitu mata kecil, hidung pendek atau terbalik, pipi datar dan bibir tipis. Meski penampilan fisik ini memudar ketika anak tumbuh, tetap saja mengalami kesulitan seumur hidup. Istilah dari alkohol yang lain ada pula, seperti fetal alkohol effects (FAE), yang dibagi menjadi dua kategori, yakni alkohol related neurodevelopmental disorder (ARND) dan alkohol related birth defect (ARBD). ARND menggambarkan gangguan mental dan perilaku seperti ketidakmampuan belajar...