Skip to main content

15 Bahan Makanan Kaya Serat

Dalam mengonsumsi makanan, manusia membutuhkan kandungan serat demi kelancaran pencernaan. Beberapa bahan makanan mengandung lebih banyak serat disbanding lainnya.

Beberapa manfaat serat adalah menurunkan gula darah, kolesterol, bahkan mencegah kanker usus besar dan membantu mencegah wasir. Nah, untuk mendapatkan kandungan serat untuk tubuh, Anda bisa mengonsumsi 15 makanan kaya serat berikut ini, seperti dilansir Medicmagic:

1. Alpukat

Alpukat merupakan salah satu buah yang memiliki sumber serat tinggi. Dengan konsumsi sekira 2 sendok makan, alpukat memiliki kadar 2 gram serat, sedangkan alpukat utuh mengandung sekira 10 gram. Alpukat juga sangat baik untuk membantu menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung.

2. Apel

Untuk mendapatkan kadar serat, makanlah apel dengan kulitnya. Bila kulitnya dihilangkan, Anda akan kehilangan serat, apalagi buah apel berukuran biasa dapat mengandung 4,4 gram serat.

3. Beras merah

Setiap cangkir beras mengandung 3,5 gram serat. Jika Anda mengonsumsi lebih dari 5 porsi nasi putih dalam sepekan, maka ini akan meningkatkan risiko diabetes. Namun kalau Anda turut menambahkan beberapa porsi beras merah per pekan, maka akan dapat menurunkan risiko diabetes sebesar 11 persen.

4. Brokoli

Selain bagus untuk mencegah kanker, sayuran ini juga mengandung serat. Kadar serat di dalamnya sekira 5,1 gram serat, Anda bisa mengonsumsinya dengan cara direbus.

5. Buah Raspberry

Raspberry yang kaya serat ini juga sangat bergizi. Raspberry juga memiliki antioksidan kuat.

6. Havermut

Oatmeal mengandung unsur beta glucan, jenis serat khusus yang bermanfaat menurunkan kolesterol sangat kuat, terlebih dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Oatmeal adalah campuran yang baik dari serat larut dan serat tidak larut. Serat tidak larut adalah jenis serat yang menurunkan kolesterol darah. Sementara, serat tidak larut dapat membantu menjaga pencernaan Anda berjalan lancar.

7. Jagung

Jagung, bahan makanan kaya serat
Berbagai jenis jagung memiliki kombinasi nutrisi antioksidan. Sekira setengah biji jagung mengandung 2 gram serat. Popcorn juga merupakan sumber makanan kaya serat dan rendah kalori. Popcorn dapat menyediakan sekira 3,5 gram asupan serat di saat Anda mengonsumsinya.

8. Kacang

Kacang kaya akan serat dan kandungan antioksidan.

9. Kacang almond

kacang almond dan hampir semua kacang-kacangan lainnya merupakan sumber serat, lemak sehat, dan protein yang sangat baik. Namun, jumlah kalori almond cukup tinggi sehingga Anda harus membatasinya konsumsinya. Cukup dengan seperempat cangkir, Anda akan dapatkan 3 gram serat dan 170 kalori.

10. Kacang hitam

Kacang hitam mengandung 15 gram serat dan 15 gram protein. Warna gelap pada kacang ini menunjukkan tingginya kandungan flavonoid yang memiliki antioksidan tinggi. Ketika Anda menambahkan kacang-kacangan pada makanan lain, itu akan menambah kadar serat yang tinggi. Ini akan sangat menguntungkan bagi Anda yang melakukan diet, juga pastikan minum lebih banyak air.

11. Kacang merah

Selain kaya serat, protein, dan zat besi, kacang merah juga merupakan salah satu sumber gizi terbaik. Bila Anda mengonsumsi kacang merah sebanyak 1 cangkir, itu berarti akan mencakup 25 persen dari kebutuhan harian nutrisi yang memerangi hipertensi.

12. Kacang polong

Kacang yang diolah menjadi berbagai jenis makanan lezat ternyata memiliki sumber serat, selain itu harganya murah. Kacang polong mengandung sekira 16,3 gram serat, kacang polong beku juga mengandung 8,8 gram.

13. Pasta gandum

Pir, buah kaya serat
Pasta gandum adalah sebuah alternatif untuk makanan kaya serat.


14. Pir

Seperti buah yang paling sering dimakan dengan kulitnya, pir merupakan sumber serat dan gizi tinggi. Pir berukuran sedang memiliki 5,5 gram serat.

15. Roti gandum

Gandum memiliki unsur-unsur gizi dan kaya serat sehingga menempatkan roti gandum dalam makanan sehari-hari adalah pilihan diet yang utama.



Sumber: okezone.com



Comments

Popular posts from this blog

Usai Melahirkan, Kok Rambutku Rontok?

BARU sebulan ini Anda melahirkan anak pertama. Sejak beberapa hari pascamelahirkan, Anda perhatikan kok rambut jadi sering rontok. Apa penyebabnya? Apakah kondisi ini normal dialami perempuan pascamelahirkan? Kapan kondisi rambut akan menjadi normal kembali dan bagaimana perawatannya? dr Fakriantini Jayaputri, SpOG dari Rumah Sakit Zahirah memaparkan, rambut rontok pascamelahirkan disebabkan karena peningkatan hormon estrogen selama hamil yang kemudian menurun begitu melahirkan sehingga memengaruhi juga volume rambut. ‘Tahap Istirahat’ Pascamelahirkan Setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga membuat banyak rambut memasuki tahap istirahat. Kadar estrogen yang turun ini akan membuat seseorang mengalami kerontokkan rambut yang lebih banyak daripada biasanya baik saat keramas atau sedang menyisir. Secara normal berkisar 85-95 persen rambut di kepala akan tumbuh dan sisanya, berkisar 5-15 persen berada dalam tahap istirahat. Setelah masa istirahat, rambut ini akan rontok dan...

7 Mitos Seputar Menstruasi

MITOS seringkali dipercaya, berkembang dalam masyarakat dengan penyampaian informasi yang kurang tepat, kurang lengkap, bahkan terlalu berlebihan. Hal ini menimbulkan sikap antipati, defensif bahkan diskriminasi pada situasi tertentu. Sesudah mitos mengenai seksualitas, ternyata mitos mengenai menstruasi juga beredar dalam masyarakat dan turun temurun diberitahukan. Beberapa di antaranya: 1. Menstruasi membuat tubuh menjadi lemah. Hasil penelitian menyebutkan bahwa darah menstruasi yang keluar banyaknya kira-kira hanya 150 ml atau sekitar empat sampai enam sendok saja. Jadi tidak benar kalau tubuh akan menjadi lemas hanya karena Anda sedang menstruasi. 2. Sedang menstruasi berarti sedang sakit. Justru sebaliknya, menstruasi adalah proses alami yang dialami oleh setiap perempuan produktif. Menstruasi berarti perempuan tersebut sehat dan sistem reproduksinya bekerja dengan normal sebagaimana mestinya. 3. Ingin menstruasi lancar, sering-seringlah minum soft drink. Banyak yang percaya sela...

7 Gejala Masalah Payudara Tak Boleh Diabaikan

SEJAK lahir, payudara menempel di tubuh Anda. Namun, berapa banyak yang benar-benar Anda tahu tentangnya? Kebanyakan wanita hanya berkunjung ke dokter jika merasakan sakit atau ketidaknyamanan. Padahal, penting bagi Anda untuk menyadari perubahan payudara agar jauh dari risiko kanker. "Payudara Anda secara mengalami perubahan selama hidup Anda, tergantung pada perubahan kadar hormon, perubahan pramenstruasi, kehamilan dan menyusui, dan akhirnya menopause," jelas Cynara Coomer MD, kepala operasi payudara di Staten Island University Hospital dan asisten klinis profesor bedah di Mount Sinai School of Medicine di New York, seperti dilansir Yahoo Health. "Mengetahui apa yang dirasakan payudara, bagaimana penampilan fisiknya, dan menyadari perubahannya pada setiap siklus usia dapat membantu Anda mengetahui keadaan normal dan penyakit yang mungkin terjadi," tambahnya. Nyeri payudara, normalkah? Adalah normal jika payudara terasa nyeri selama periode menstruasi, terutama be...