Skip to main content

6 Catatan Penting Ibu Hamil Selama Lebaran!

Coba bayangkan! Saat asyik-asyiknya merayakan Lebaran bersama handai taulan, tahu-tahu Moms yang sedang hamil mengalami masalah. Entah itu keluhan kaki bengkak, perut tegang, dan sebagainya. Wah, bisa-bisa mood Moms jadi turun naik. Nah, daripada perayaan Idul Fitri nanti jadi kurang afdol, coba simak catatan dari dr Fakriantini Jaya Putri, SpOG dari RSU Zahirah, Jagakarsa!

MUDIK

Lebaran tidak pulang kampung? Koq rasanya kurang sreg! Pasalnya, mudik ini sudah menjadi tradisi. Tapi, lain halnya dengan BuMil. Dia musti memikirkan kondisi diri dan janinnya.

- Don't:
Biasanya, mudik "memakan" waktu yang cukup panjang. Dan ini cukup riskan bagi bumil, bila kondisi jalan macet saat menggunakan jalan darat. Kalaupun menggunakan maskapai penerbangan, tidak semua bumil bisa terbang dengan alasan tertentu.

Bagi Moms yang memasuki trimester pertama, coba pikir-pikir lagi rencana mudik Anda. Selain menghadapi keluhan hamil muda ini, seperti mual, muntah, juga berpotensi besar mengalami keguguran.

Begitu pula trimester ketiga, perut yang semakin membesar akan membuat bumil gampang lelah dan rentan terjadi kelahiran sebelum waktunya.   

- Do:
Karena itu, bagi bumil yang hendak pulang kampung, lebih amannya dilakukan pada trimester kedua. 

- Catatan:
Bila bumil memang mendesak untuk mudik, konsultasikan kondisi kandungan, apakah kondisi kandungan benar-benar aman untuk mudik lebaran. Langsung tanyakan saja kepada dokter obgin.

POSISI DUDUK

Ibu Hamil kerap mengeluh pegal? Jangan-jangan Anda mengabaikan posisi duduk. Padahal saat bersilaturahmi, Moms duduk agak lama di kursi.  

- Don't:
Saat duduk di kursi, coba perhatikan apakah kaki benar-benar menyentuh lantai. Kalau kaki masih menggantung akan mengakibatkan sirkulasi darah kurang lancar, dan kaki pun menjadi bengkak.

- Do:
Upayakan bagian belakang tubuh bersandar pada sandaran kursi dengan posisi lurus. Lalu, duduklah agak ke depan, sehingga otot-otot rileks.

- Catatan:
Sebaiknya, bumil duduk tidak terlalu lama. Setiap dua jam sekali, ambil jeda minimal 5 menit untuk jalan-jalan sebentar.

MENGUNJUNGI KERABAT

Saling memaafkan dan menjalin keakraban kekerabatan adalah inti dari silaturahmi. Sudah menjadi ciri khas merayakan Idul Fitri yaitu mengunjungi sanak saudara satu persatu, namun pengecualian bagi bumil.

- Don't:
Memaksakan diri mengunjungi semua sanak saudara. Wah, kalau kunjugan ini dipaksakan, bisa-bisa perut Moms tegang. Alhasil, bumil tidak merasa nyaman. 

- Do:
Karena banyak acara atau kunjungan, pilihlah mana yang bisa dihadiri bumil atau bisa diwakilkan suami, bahkan yang tidak perlu dihadiri. Kalaupun ingin mengunjungi sanak saudara, pilihlah tempat yang terjangkau. Selain itu, istirahatlah yang cukup.

- Catatan:
Kalau memang tidak bisa mengunjungi sanak saudara, cobalah mencari alternatif lain dalam mengucapkan permohonan maaf dan salam. Ambil contoh, memberikan kartu Lebaran, hantaran, yang memasang foto Anda tengah hamil.

FESYEN SAAT LEBARAN

Lebaran, tampil modis? Pasti bumil pun setuju. Namun, bumil juga musti memerhatikan fesyennya agar nyaman sepanjang hari. 

-  Don't:
Memakai sepatu atau sandal hak tinggi. Ya, dengan hak tinggi membantu kaki terlihat lebih jenjang dan cantik. Namun, bumil disarankan tidak memakainya. Pasalnya, bumil musti menopang berat badan yang lebih berat dari biasanya. Selain itu, Moms berisiko jatuh terpelesat yang membahayakan bumil dan janinnya.   

- Do:
Pilihlah baju yang menyerap keringat. Sebab, bumil cenderung mengeluarkan keringat dalam jumlah banyak. Sebaiknya, carilah bahan baju, kaos, katun, sutera, misalnya. Selain itu, model disain yang simpel, tapi elegan. 

- Catatan:
* Kenakan sepatu atau sandal dengan hak rendah. Bila ingin gaya, Moms tinggal mencari aksesoris pada alas kaki yang digunakan.

* Moms bisa memilih model lengan panjang atau baju casual lainnya. Dengan sentuhan selendang, Moms bisa mendapatkan baju lebaran yang nyaman.

MAKAN SANTAPAN IDUL FITRI

Hari Lebaran tentu suguhan makanan istimewa pun melimpah ruah. Sebut saja, makanan berlemak, bersantan, penuh bumbu, manis, pedas, dan sebagainya. Benar-benar "memanjakan" lidah. Bukan berarti Moms tidak boleh menyantap semuanya, hanya saja musti bijak memilihnya.

- Don’t:
Menyantap makanan pedas, bersantan, dan manis. Seperti makan pedas, misalnya, bila porsi berlebihan, apakah akan memengaruhi pencernaan, seperti menyebabkan diare. Atau makanan manis, turut meningkatkan pasokan gula darah bumil.  

- Do:
Perbanyak makan buah dan sayur, serta  air putih.  Ya, buah dan sayur yang notabene kaya serat ini dapat menurunkan kadar kolesterol jahat. Disamping itu, air putih juga memperlancar metabolisme tubuh, termasuk metabolisme kolesterol.

- Catatan:
Cobalah memilih salah satu makanan, entah itu makanan pembuka, utama, hingga penutup, setiap kali Moms melakukan kunjungan.  Sehingga, perut pun tidak ‘penuh’ dan Anda pun sehat.   

KONTROL

Kalau sudah mendekati atau selesai hari raya Lebaran, agak sulit mencari dokter. Maklum saja, dokter langganan belum tentu ada atau sudah pulang dari beberapa hari jelang hari H. Kalau sudah begini, Moms pun bingung.  

- Don't:
Tidak atau lupa melakukan kontrol. Kalau ternyata terjadi sesuatu, ada masalah pada kehamilan, misalnya, akan sulit diantisipasi.

- Do:
Cari Informasi. Tanyakan berapa lama dokter akan cuti dan kembali bekerja. Bila perlu, majukan jadwal kontrol dari biasanya. Lalu, bila tidak ada dokter langganan, siapakah yang akan menjadi dokter penggantinya, misalnya kalau ternyata jadwal melahirkan terjadi pada hari libur tersebut.

- Catatan:
Dianjurkan untuk kontrol ke dokter obgin pada hari H-7 dan H+7 Idul Fitri untuk memantau kondisi ibu dan janin.


Sumber: okezone.com

Comments

Popular posts from this blog

7 Mitos Seputar Menstruasi

MITOS seringkali dipercaya, berkembang dalam masyarakat dengan penyampaian informasi yang kurang tepat, kurang lengkap, bahkan terlalu berlebihan. Hal ini menimbulkan sikap antipati, defensif bahkan diskriminasi pada situasi tertentu. Sesudah mitos mengenai seksualitas, ternyata mitos mengenai menstruasi juga beredar dalam masyarakat dan turun temurun diberitahukan. Beberapa di antaranya: 1. Menstruasi membuat tubuh menjadi lemah. Hasil penelitian menyebutkan bahwa darah menstruasi yang keluar banyaknya kira-kira hanya 150 ml atau sekitar empat sampai enam sendok saja. Jadi tidak benar kalau tubuh akan menjadi lemas hanya karena Anda sedang menstruasi. 2. Sedang menstruasi berarti sedang sakit. Justru sebaliknya, menstruasi adalah proses alami yang dialami oleh setiap perempuan produktif. Menstruasi berarti perempuan tersebut sehat dan sistem reproduksinya bekerja dengan normal sebagaimana mestinya. 3. Ingin menstruasi lancar, sering-seringlah minum soft drink. Banyak yang percaya sela...

7 Gejala Masalah Payudara Tak Boleh Diabaikan

SEJAK lahir, payudara menempel di tubuh Anda. Namun, berapa banyak yang benar-benar Anda tahu tentangnya? Kebanyakan wanita hanya berkunjung ke dokter jika merasakan sakit atau ketidaknyamanan. Padahal, penting bagi Anda untuk menyadari perubahan payudara agar jauh dari risiko kanker. "Payudara Anda secara mengalami perubahan selama hidup Anda, tergantung pada perubahan kadar hormon, perubahan pramenstruasi, kehamilan dan menyusui, dan akhirnya menopause," jelas Cynara Coomer MD, kepala operasi payudara di Staten Island University Hospital dan asisten klinis profesor bedah di Mount Sinai School of Medicine di New York, seperti dilansir Yahoo Health. "Mengetahui apa yang dirasakan payudara, bagaimana penampilan fisiknya, dan menyadari perubahannya pada setiap siklus usia dapat membantu Anda mengetahui keadaan normal dan penyakit yang mungkin terjadi," tambahnya. Nyeri payudara, normalkah? Adalah normal jika payudara terasa nyeri selama periode menstruasi, terutama be...

Jenis-Jenis Kolesterol

Kolesterol merupakan suatu kata yang sangat umum di masyarakat. Namun sedikit yang tahu bahwa kolesterol dapat menganggu siapa saja, bahkan merupakan silent killer. Gangguan kolesterol yang tinggi atau hiperkolesterolemia, apabila tidak ditangani dengan bijak dan tepat dapat mengarah pada berbagai macam penyakit serius, seperti jantung koroner, diabetes militus, stroke, dan disfungsi ereksi. Jenis-jenis penyakit serius tersebut saat ini sudah semakin banyak diderita masyarakat yang berusia produktif, dan jumlahnya pun semakin meningkat setiap tahun. Kolesterol sendiri adalah senyawa lemak kompleks, yang 80 persen dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20 persen sisanya dari luar tubuh (zat makanan) untuk bermacam-macam fungsi di dalam tubuh, antara lain membentuk dinding sel. Kolesterol yang berada dalam zat makanan yang kita makan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tetapi sejauh pemasukan ini seimbang dengan kebutuhan, tubuh kita akan tetap sehat. Kolesterol tidak ...