Skip to main content

Satu Senam Latih Semua Otot

BODYBALANCE menggabungkan tiga jenis senam sekaligus, yakni tai chi, yoga dan pilates. Bagaimana latihan ini bisa efektif melatih seluruh otot tubuh?
Bodybalance menggabungkan tiga jenis senam

Latihan yang dimaksud adalah bodybalance, yang masih jadi bagian dari varian program keluaran Les Mills. Seperti halnya bodystep, bodycombat, bodypump, bodyattack, hingga RPM. Bodybalance bermanfaat mengintegrasikan dan menyeimbangkan sistem tubuh. Karena menyatukan gerakan relaksasi dan meditasi, bodybalance berguna mengurangi stres, pencegahan penyakit, serta menyelaraskan tubuh, pikiran, dan emosi.

Latihan secara rutin akan meningkatkan kondisi fisik, fleksibilitas, serta menyeimbangkan semua sisi tubuh supaya menjadi lebih simetris. Beberapa bagian tubuh yang harus dilatih pada bodybalance adalah tulang belakang.

Salah satu bagian penyangga tubuh ini dikombinasikan dengan gerakan pilates yang lebih rileks untuk membantu pencegahan pembentukan asam laktat. Yoga yang jadi salah satu varian bodybalance dapat menguatkan otot secara lambat, rileks, dan tanpa peregangan keras. Ini penting bagi pemilik otot pendek dan sempit karena kurang latihan.



Gerakan tai chi sendiri menyeimbangkan syaraf-syaraf kegelisahan untuk mengurangi rasa stres. Ketika latihan berlangsung, kelenjar endokrin akan mengeluarkan hormon yang bisa membantu melancarkan metabolisme tubuh. Tak hanya itu, pernapasan seseorang (kapasitas paru-paru) akan semakin besar. Sehingga tidak mudah capek. Tai Chi ini bisa pula menguatkan sistem kekebalan tubuh.

"Selain jadi latihan alternatif, bodybalance juga dapat dilakukan sebagai program penyembuhan. Gerakannya sudah diadaptasi, sehingga tidak sesulit saat melakukan gerakan tai chi, yoga maupun pilates secara tunggal," jelas Fernawati Tjhia, instruktur Bodybalance Fit By Beat Jakarta.

Lanjut Ferna, latihan bodybalance tidak ada gerakan melipat-lipat seperti yoga. Keleluasaan gerakan ini penting bagi pemilik tubuh gemuk yang tidak bisa melakukan gerakan ekstrem, misalnya berdiri dengan satu kaki diangkat, dan lainnya. Bodybalance akan memberi opsi atau pilihan gerakan tanpa menghilangkan esensi sebenarnya. Latihan bodybalance cukup sederhana. Hanya dengan alat bantu berupa matras, peserta dapat merasakan latihan semua otot tubuh hanya dengan gerakan dinamis dan statis.

Latihan ini bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa batasan jenis kelamin dan usia. Di mana pun dan kapan pun. Untuk hasil terbaik, latihan bisa dilakukan di luar ruangan, terutama yang memiliki taman dengan kondisi pepohonan cukup rindang. Karena latihan bodybalance cukup banyak menggunakan latihan olah pernapasan. Jika tidak ada, latihan bisa dilakukan di dalam ruangan dengan kondisi sejuk dan bebas bernapas.

"Variasi gerakan dalam latihan bodybalance akan berubah tiga bulan sekali sesuai dengan program Les Mills internasional. Karena banyak variasi, program bodybalance lebih menyenangkan dilakukan siapa saja," tambah instruktur lulusan Akademi Fitness dan Aerobik Spa (AFAS) Jakarta.


Sumber: www.lifestyle.okezone.com

Comments

Popular posts from this blog

Usai Melahirkan, Kok Rambutku Rontok?

BARU sebulan ini Anda melahirkan anak pertama. Sejak beberapa hari pascamelahirkan, Anda perhatikan kok rambut jadi sering rontok. Apa penyebabnya? Apakah kondisi ini normal dialami perempuan pascamelahirkan? Kapan kondisi rambut akan menjadi normal kembali dan bagaimana perawatannya? dr Fakriantini Jayaputri, SpOG dari Rumah Sakit Zahirah memaparkan, rambut rontok pascamelahirkan disebabkan karena peningkatan hormon estrogen selama hamil yang kemudian menurun begitu melahirkan sehingga memengaruhi juga volume rambut. ‘Tahap Istirahat’ Pascamelahirkan Setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga membuat banyak rambut memasuki tahap istirahat. Kadar estrogen yang turun ini akan membuat seseorang mengalami kerontokkan rambut yang lebih banyak daripada biasanya baik saat keramas atau sedang menyisir. Secara normal berkisar 85-95 persen rambut di kepala akan tumbuh dan sisanya, berkisar 5-15 persen berada dalam tahap istirahat. Setelah masa istirahat, rambut ini akan rontok dan...

7 Mitos Seputar Menstruasi

MITOS seringkali dipercaya, berkembang dalam masyarakat dengan penyampaian informasi yang kurang tepat, kurang lengkap, bahkan terlalu berlebihan. Hal ini menimbulkan sikap antipati, defensif bahkan diskriminasi pada situasi tertentu. Sesudah mitos mengenai seksualitas, ternyata mitos mengenai menstruasi juga beredar dalam masyarakat dan turun temurun diberitahukan. Beberapa di antaranya: 1. Menstruasi membuat tubuh menjadi lemah. Hasil penelitian menyebutkan bahwa darah menstruasi yang keluar banyaknya kira-kira hanya 150 ml atau sekitar empat sampai enam sendok saja. Jadi tidak benar kalau tubuh akan menjadi lemas hanya karena Anda sedang menstruasi. 2. Sedang menstruasi berarti sedang sakit. Justru sebaliknya, menstruasi adalah proses alami yang dialami oleh setiap perempuan produktif. Menstruasi berarti perempuan tersebut sehat dan sistem reproduksinya bekerja dengan normal sebagaimana mestinya. 3. Ingin menstruasi lancar, sering-seringlah minum soft drink. Banyak yang percaya sela...

7 Gejala Masalah Payudara Tak Boleh Diabaikan

SEJAK lahir, payudara menempel di tubuh Anda. Namun, berapa banyak yang benar-benar Anda tahu tentangnya? Kebanyakan wanita hanya berkunjung ke dokter jika merasakan sakit atau ketidaknyamanan. Padahal, penting bagi Anda untuk menyadari perubahan payudara agar jauh dari risiko kanker. "Payudara Anda secara mengalami perubahan selama hidup Anda, tergantung pada perubahan kadar hormon, perubahan pramenstruasi, kehamilan dan menyusui, dan akhirnya menopause," jelas Cynara Coomer MD, kepala operasi payudara di Staten Island University Hospital dan asisten klinis profesor bedah di Mount Sinai School of Medicine di New York, seperti dilansir Yahoo Health. "Mengetahui apa yang dirasakan payudara, bagaimana penampilan fisiknya, dan menyadari perubahannya pada setiap siklus usia dapat membantu Anda mengetahui keadaan normal dan penyakit yang mungkin terjadi," tambahnya. Nyeri payudara, normalkah? Adalah normal jika payudara terasa nyeri selama periode menstruasi, terutama be...