Skip to main content

Payudara Memerah Sinyal Kanker Kulit?

PAYUDARA sebagai aset berharga wanita. Namun nyatanya, masih kurang diperhatikan kesehatannya oleh sang pemilik. Sehingga Anda baru merasa khawatir saat payudara terasa nyeri atau mengeluarkan warna kemerahan.

Berikut tiga pertanyaan paling sering diajukan seputar payudara, seperti dilansir Cosmopolitan.

“Sebuah cairan berwarna kuning keluar dari puting payudara. Berbahayakah?”

Tak ada yang perlu dikhawatirkan saat cairan yang keluar berwarna kuning, agak kehijauan atau putih. Umumnya disebabkan oleh bisul yang tidak membahayakan, di mana isi cairan tersebut keluar begitu Anda cubit. Atau disebabkan oleh saluran susu yang terhambat, yang biasanya akan sembuh dengan sendirinya.
“Payudara tampak kemerahan. Apa yang terjadi?”



Jika kemerahan tersebut tidak berubah warna dan
bentuk sejak kemunculannya, mungkin itu hanya penyakit kulit yang tidak berbahaya, seperti pembuluh darah yang melebar. Tapi jika kemerahan itu berukuran sebesar rautan pensil, lalu muncul lagi dua atau lebih kemerahan berpinggiran tidak rata, periksakan segera ke dermatologis –kemungkinan itu kanker kulit.

“Setiap seminggu sekali merasakan nyeri yang sangat tajam pada payudara. Mengapa?”

Nyeri yang tajam dan hanya berpusat pada satu titik mungkin saja disebabkan oleh semacam trauma pada payudara. Contohnya, suami meremas payudara terlalu kasar saat bercinta. Seharusnya lambat laun rasa nyeri akan memudar. Jika tidak, periksakan langsung ke dokter –mungkin saja nyeri yang dirasakan berasal dari dada bukan payudara.


(tty)
Sumber: www.lifestyle.okezone.com

Comments

Popular posts from this blog

7 Mitos Seputar Menstruasi

MITOS seringkali dipercaya, berkembang dalam masyarakat dengan penyampaian informasi yang kurang tepat, kurang lengkap, bahkan terlalu berlebihan. Hal ini menimbulkan sikap antipati, defensif bahkan diskriminasi pada situasi tertentu. Sesudah mitos mengenai seksualitas, ternyata mitos mengenai menstruasi juga beredar dalam masyarakat dan turun temurun diberitahukan. Beberapa di antaranya: 1. Menstruasi membuat tubuh menjadi lemah. Hasil penelitian menyebutkan bahwa darah menstruasi yang keluar banyaknya kira-kira hanya 150 ml atau sekitar empat sampai enam sendok saja. Jadi tidak benar kalau tubuh akan menjadi lemas hanya karena Anda sedang menstruasi. 2. Sedang menstruasi berarti sedang sakit. Justru sebaliknya, menstruasi adalah proses alami yang dialami oleh setiap perempuan produktif. Menstruasi berarti perempuan tersebut sehat dan sistem reproduksinya bekerja dengan normal sebagaimana mestinya. 3. Ingin menstruasi lancar, sering-seringlah minum soft drink. Banyak yang percaya sela...

Usai Melahirkan, Kok Rambutku Rontok?

BARU sebulan ini Anda melahirkan anak pertama. Sejak beberapa hari pascamelahirkan, Anda perhatikan kok rambut jadi sering rontok. Apa penyebabnya? Apakah kondisi ini normal dialami perempuan pascamelahirkan? Kapan kondisi rambut akan menjadi normal kembali dan bagaimana perawatannya? dr Fakriantini Jayaputri, SpOG dari Rumah Sakit Zahirah memaparkan, rambut rontok pascamelahirkan disebabkan karena peningkatan hormon estrogen selama hamil yang kemudian menurun begitu melahirkan sehingga memengaruhi juga volume rambut. ‘Tahap Istirahat’ Pascamelahirkan Setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga membuat banyak rambut memasuki tahap istirahat. Kadar estrogen yang turun ini akan membuat seseorang mengalami kerontokkan rambut yang lebih banyak daripada biasanya baik saat keramas atau sedang menyisir. Secara normal berkisar 85-95 persen rambut di kepala akan tumbuh dan sisanya, berkisar 5-15 persen berada dalam tahap istirahat. Setelah masa istirahat, rambut ini akan rontok dan...

Jenis-Jenis Kolesterol

Kolesterol merupakan suatu kata yang sangat umum di masyarakat. Namun sedikit yang tahu bahwa kolesterol dapat menganggu siapa saja, bahkan merupakan silent killer. Gangguan kolesterol yang tinggi atau hiperkolesterolemia, apabila tidak ditangani dengan bijak dan tepat dapat mengarah pada berbagai macam penyakit serius, seperti jantung koroner, diabetes militus, stroke, dan disfungsi ereksi. Jenis-jenis penyakit serius tersebut saat ini sudah semakin banyak diderita masyarakat yang berusia produktif, dan jumlahnya pun semakin meningkat setiap tahun. Kolesterol sendiri adalah senyawa lemak kompleks, yang 80 persen dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20 persen sisanya dari luar tubuh (zat makanan) untuk bermacam-macam fungsi di dalam tubuh, antara lain membentuk dinding sel. Kolesterol yang berada dalam zat makanan yang kita makan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tetapi sejauh pemasukan ini seimbang dengan kebutuhan, tubuh kita akan tetap sehat. Kolesterol tidak ...