Skip to main content

7 Tip Cegah Radang Tenggorokan di Musim Panas

Sakit tenggorokan bukan monopoli anak-anak. Kenyataannya, sekira 40 juta orang dewasa menderita sakit tenggorokan setiap tahunnya. Cegah dan tangkal radang tenggorokan adalah solusinya.

Biasanya, radang tenggorokan merupakan gejala infeksi virus atau bakteri. Tapi, radang tenggorokan juga dapat dipicu oleh iritasi, seperti asam lambung, asap rokok, asap, panas kering, debu, serbuk sari bunga, dan alergen lainnya.

Berikut adalah beberapa tip yang dapat Anda ikuti untuk meringankan rasa sakit tenggorokan, seperti dibahas Articles Base.


Kenali setiap gejala alergi

Alergi biasa dapat menyebabkan postnasal drip (atau PND, yang terjadi ketika lendir berlebihan diproduksi oleh sinus) yang melukai tenggorokan. Tenggorokan gatal bukan hanya menyakitkan, tapi juga mengindikasikan suatu kondisi alergi.



Jika Anda memiliki alergi, antihistamin bisa membantu meringankan gejala. Antihistamin memiliki efek pengeringan, jadi pastikan untuk meningkatkan asupan cairan saat Anda mengonsumsinya. Antihistamin juga dapat membuat Anda mengantuk.


Pilih pelega tenggorokan terbaik

Tidak semua pelega tenggorokan memiliki formula sama. Pelega tenggorokan yang terbaik mengandung gliserin yang membuat jaringan tenggorokan cukup cairan atau tidak kering.

Anda bisa menemukan pelega tenggorokan di toko makanan kesehatan atau toko obat khusus. Penting diingat, hindari pelega tenggorokan yang mengandung mint atau menthol. Sebab, kedua bahan tersebut cenderung mengeringkan dan itu buruk untuk pangkal tenggorokan.


Atasi hidung tersumbat

Hidung tersumbat memaksa Anda untuk bernapas melalui mulut, sehingga tenggorokan menjadi kering. Minum obat decongestant untuk membantu meringankan sakit tenggorokan Anda.


Mandi air hangat

Anda juga dapat mempertahankan kelembapan jaringan tenggorokan dengan bantuan uap, misal dengan mandi uap atau mandi air hangat.


Minum teh hangat plus madu

Teh dengan madu adalah obat tradisional untuk sakit tenggorokan. Anda dapat meningkatkan manfaat terapeutiknya dengan cita rasa pedas dari lada merah. Caranya, tambahkan 1 sendok makan madu ke dalam teh Anda, lalu beri air dari setengah jeruk lemon dan lada merah. Lada memiliki efek obat bius yang bersifat ringan, juga merangsang sistem kekebalan tubuh.


Kurangi volume suara

Agar radang tenggorokan tidak semakin meradang, Anda tak perlu mengeluarkan suara keras jika harus bicara.


Pikir dua kali untuk berkumur

Berkumur benar-benar dapat memperburuk dan memperpanjang radang tenggorokan. Melakukannya sekali atau dua kali dengan air garam mungkin membuat Anda merasa lebih baik dengan meningkatkan aliran darah ke daerah tenggorokan. Tapi melakukannya secara teratur, terutama obat kumur, bisa sangat melukai tenggorokan.

Jika Anda ingin berkumur sesekali, maka dianjurkan untuk menggunakan larutan ¼ sendok teh garam dalam ½ cangkir air. Pastikan untuk hanya membilasnya lagi, dan jangan menelan air garam itu.


(ftr)
Sumber: www.lifestyle.okezone.com

Comments

Popular posts from this blog

Usai Melahirkan, Kok Rambutku Rontok?

BARU sebulan ini Anda melahirkan anak pertama. Sejak beberapa hari pascamelahirkan, Anda perhatikan kok rambut jadi sering rontok. Apa penyebabnya? Apakah kondisi ini normal dialami perempuan pascamelahirkan? Kapan kondisi rambut akan menjadi normal kembali dan bagaimana perawatannya? dr Fakriantini Jayaputri, SpOG dari Rumah Sakit Zahirah memaparkan, rambut rontok pascamelahirkan disebabkan karena peningkatan hormon estrogen selama hamil yang kemudian menurun begitu melahirkan sehingga memengaruhi juga volume rambut. ‘Tahap Istirahat’ Pascamelahirkan Setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga membuat banyak rambut memasuki tahap istirahat. Kadar estrogen yang turun ini akan membuat seseorang mengalami kerontokkan rambut yang lebih banyak daripada biasanya baik saat keramas atau sedang menyisir. Secara normal berkisar 85-95 persen rambut di kepala akan tumbuh dan sisanya, berkisar 5-15 persen berada dalam tahap istirahat. Setelah masa istirahat, rambut ini akan rontok dan...

7 Mitos Seputar Menstruasi

MITOS seringkali dipercaya, berkembang dalam masyarakat dengan penyampaian informasi yang kurang tepat, kurang lengkap, bahkan terlalu berlebihan. Hal ini menimbulkan sikap antipati, defensif bahkan diskriminasi pada situasi tertentu. Sesudah mitos mengenai seksualitas, ternyata mitos mengenai menstruasi juga beredar dalam masyarakat dan turun temurun diberitahukan. Beberapa di antaranya: 1. Menstruasi membuat tubuh menjadi lemah. Hasil penelitian menyebutkan bahwa darah menstruasi yang keluar banyaknya kira-kira hanya 150 ml atau sekitar empat sampai enam sendok saja. Jadi tidak benar kalau tubuh akan menjadi lemas hanya karena Anda sedang menstruasi. 2. Sedang menstruasi berarti sedang sakit. Justru sebaliknya, menstruasi adalah proses alami yang dialami oleh setiap perempuan produktif. Menstruasi berarti perempuan tersebut sehat dan sistem reproduksinya bekerja dengan normal sebagaimana mestinya. 3. Ingin menstruasi lancar, sering-seringlah minum soft drink. Banyak yang percaya sela...

7 Gejala Masalah Payudara Tak Boleh Diabaikan

SEJAK lahir, payudara menempel di tubuh Anda. Namun, berapa banyak yang benar-benar Anda tahu tentangnya? Kebanyakan wanita hanya berkunjung ke dokter jika merasakan sakit atau ketidaknyamanan. Padahal, penting bagi Anda untuk menyadari perubahan payudara agar jauh dari risiko kanker. "Payudara Anda secara mengalami perubahan selama hidup Anda, tergantung pada perubahan kadar hormon, perubahan pramenstruasi, kehamilan dan menyusui, dan akhirnya menopause," jelas Cynara Coomer MD, kepala operasi payudara di Staten Island University Hospital dan asisten klinis profesor bedah di Mount Sinai School of Medicine di New York, seperti dilansir Yahoo Health. "Mengetahui apa yang dirasakan payudara, bagaimana penampilan fisiknya, dan menyadari perubahannya pada setiap siklus usia dapat membantu Anda mengetahui keadaan normal dan penyakit yang mungkin terjadi," tambahnya. Nyeri payudara, normalkah? Adalah normal jika payudara terasa nyeri selama periode menstruasi, terutama be...