Skip to main content

7 Langkah Agar Wanita Tetap Subur

AWAL pernikahan, mungkin Anda dan pasangan masih menunda kehamilan karena belum siap mental dan material. Namun saat Anda siap menjadi Moms, sebaiknya persiapkan segalanya dengan baik.

Mulai dari berhenti merokok hingga tahu cara mengatasi stres dan menjaga tubuh tetap subur. Berikut informasi lengkap mengenai langkah wanita tetap subur, seperti dilansir Cosmopolitan.

Pastikan tubuh tidak terjangkit penyakit infeksi kelamin
Kecuali jika Anda mengetahui pasangan Anda bebas penyakit, penggunaan kondom merupakan pencegahan penularan terbaik terhadap penyakit yang mengancam kesuburan, seperti Chlamydia dan Gonorrhea. Infeksi bakteri tersebut dapat masuk ke dalam rahim dan saluran telur, yang akhirnya menggiring ke penyakit lebih serius seperti Pelvic Inflammatory Disease (PID) atau penyakit radang panggul. Menakutkannya, 1 dari 5 wanita yang mengidap penyakit radang panggul akan berakhir mandul.



Belajar atasi stres lebih baik
Stres dapat merusak siklus haid. Itulah mengapa saat Anda stres dapat mengalami haid lebih lama atau bahkan dua kali dalam sebulan. Sangat penting bagi Anda untuk mengatasi stres lebih baik dengan pandai-pandai mengatur waktu yang tepat agar tubuh dapat beristirahat.

Berhenti merokok
Dampak nikotin pada perokok adiktif maupun mereka yang merokok hanya sekali-kali sama buruknya. Pasalnya, racun dalam rokok mampu merasuk ke dalam saluran telur dan merusak kromosom telur, lalu melemahkan kemampuan tubuh untuk menghasilkan estrogen, yang diteruskan tubuh ke rahim agar dapat hamil.

Menambah berat tubuh
Ketika tubuh wanita terlalu kurus, kemungkinan proses ovulasi Anda akan berhenti. Itulah sebabnya Anda membutuhkan sedikit lemak agar dapat hamil. Pastikan Body Mass Index (BMI) Anda berkisar antara 20 hingga 25.

Kurangi konsumsi seafood
Beberapa menu laut mengandung tingkat mercuri tinggi yang berhubungan juga dengan kemandulan, keguguran, dan kehamilan cacat. Tapi jangan meninggalkan menu ikan sama sekali, karena ikan kaya protein, dan nutrisi penting lainnya. Pastikan Anda memilih menu udang, ikan salmon, dan tuna.

Pil kontrasepsi tidak menyebabkan kemandulan
Mitos ini perlu diperbaiki. “Pil kontrasepsi tidak menyebabkan dampak buruk pada kesuburan,” ungkap Dr Ringler, dokter spesialis kesuburan di Los Angeles, Amerika Serikat.

Waspadai kemandulan terutama saat Anda berusia lebih dari 35 tahun
Jangan menunda kehamilan terlalu lama. Sekalipun sehat, tapi waktu biologis tubuh Anda terus berjalan. Wanita terlahir dengan 1 juta telur, tapi lambat laun seiring dengan usia, misalnya saat Anda berusia di pertengahan 30 tahun, telur akan berkurang menjadi 30.000. Itu belum termasuk risiko keguguran dan penyakit genetik. Bagi wanita berusia di bawah 30 tahun, kemungkinan hamil pada masa satu siklus adalah 25 persen. Ketika mencapai usia 40 tahun, kemungkinan itu merosot ke angka 5 persen.


(tty)
Sumber: www.lifestyle.okezone.com

Comments

Popular posts from this blog

Usai Melahirkan, Kok Rambutku Rontok?

BARU sebulan ini Anda melahirkan anak pertama. Sejak beberapa hari pascamelahirkan, Anda perhatikan kok rambut jadi sering rontok. Apa penyebabnya? Apakah kondisi ini normal dialami perempuan pascamelahirkan? Kapan kondisi rambut akan menjadi normal kembali dan bagaimana perawatannya? dr Fakriantini Jayaputri, SpOG dari Rumah Sakit Zahirah memaparkan, rambut rontok pascamelahirkan disebabkan karena peningkatan hormon estrogen selama hamil yang kemudian menurun begitu melahirkan sehingga memengaruhi juga volume rambut. ‘Tahap Istirahat’ Pascamelahirkan Setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga membuat banyak rambut memasuki tahap istirahat. Kadar estrogen yang turun ini akan membuat seseorang mengalami kerontokkan rambut yang lebih banyak daripada biasanya baik saat keramas atau sedang menyisir. Secara normal berkisar 85-95 persen rambut di kepala akan tumbuh dan sisanya, berkisar 5-15 persen berada dalam tahap istirahat. Setelah masa istirahat, rambut ini akan rontok dan...

7 Mitos Seputar Menstruasi

MITOS seringkali dipercaya, berkembang dalam masyarakat dengan penyampaian informasi yang kurang tepat, kurang lengkap, bahkan terlalu berlebihan. Hal ini menimbulkan sikap antipati, defensif bahkan diskriminasi pada situasi tertentu. Sesudah mitos mengenai seksualitas, ternyata mitos mengenai menstruasi juga beredar dalam masyarakat dan turun temurun diberitahukan. Beberapa di antaranya: 1. Menstruasi membuat tubuh menjadi lemah. Hasil penelitian menyebutkan bahwa darah menstruasi yang keluar banyaknya kira-kira hanya 150 ml atau sekitar empat sampai enam sendok saja. Jadi tidak benar kalau tubuh akan menjadi lemas hanya karena Anda sedang menstruasi. 2. Sedang menstruasi berarti sedang sakit. Justru sebaliknya, menstruasi adalah proses alami yang dialami oleh setiap perempuan produktif. Menstruasi berarti perempuan tersebut sehat dan sistem reproduksinya bekerja dengan normal sebagaimana mestinya. 3. Ingin menstruasi lancar, sering-seringlah minum soft drink. Banyak yang percaya sela...

7 Gejala Masalah Payudara Tak Boleh Diabaikan

SEJAK lahir, payudara menempel di tubuh Anda. Namun, berapa banyak yang benar-benar Anda tahu tentangnya? Kebanyakan wanita hanya berkunjung ke dokter jika merasakan sakit atau ketidaknyamanan. Padahal, penting bagi Anda untuk menyadari perubahan payudara agar jauh dari risiko kanker. "Payudara Anda secara mengalami perubahan selama hidup Anda, tergantung pada perubahan kadar hormon, perubahan pramenstruasi, kehamilan dan menyusui, dan akhirnya menopause," jelas Cynara Coomer MD, kepala operasi payudara di Staten Island University Hospital dan asisten klinis profesor bedah di Mount Sinai School of Medicine di New York, seperti dilansir Yahoo Health. "Mengetahui apa yang dirasakan payudara, bagaimana penampilan fisiknya, dan menyadari perubahannya pada setiap siklus usia dapat membantu Anda mengetahui keadaan normal dan penyakit yang mungkin terjadi," tambahnya. Nyeri payudara, normalkah? Adalah normal jika payudara terasa nyeri selama periode menstruasi, terutama be...