Skip to main content

Tip Sehat Pakai Kontak Lensa

KONTAK lensa tidak lagi dipandang sebagai alternatif kacamata bagi mereka yang tidak bisa melihat jelas. Kontak lensa sudah menjadi tren keseharian. Penting untuk memerhatikan kebersihan dan efeknya bagi kesehatan mata.

Berikut adalah tujuh tip memakai kontak lensa, seperti dikutip dari Allwomenstalk:

Luangkan waktu membiasakan diri
Sebagian orang terampil memasukkan lensa dan langsung merasa nyaman. Namun dalam kebanyakan kasus, sebagian orang perlu belajar menggunakannya.

Hati-hati pilih eye shadow
Kalau Anda ingin memakai eye shadow saat menggunakan kontak lensa, pakailah bentuk cair dan gel yang lebih mudah diterapkan ketimbang bentuk bubuk. Eye shadow bubuk bisa jatuh ke dalam mata dan merusak kontak lensa daripada tanpa menggunakannya.

Hati-hati menerapkan make up. Pastikan Anda punya waktu lebih banyak untuk ber-make up saat menggunakan kontak lensa.

Ber-make up setelah pakai kontak lensa
Terapkan make up setelah Anda memakai kontak lensa. Sebaliknya, ambil kontak lensa sebelum Anda menghapus make up. Cara ini mencegah make up menempel di kontak lensa Anda yang dapat menyebabkan infeksi.

Rasa tidak nyaman dan pandangan kabur
Jika Anda kerap merasa tidak nyaman dan pandangan kabur setelah memasukkan kontak lensa, kemungkinan kontak lensa tidak tepat di tengah mata. Ambil kontak lensa lalu tempatkan tepat di tengah mata.

Ini biasanya dialami mereka yang baru pertama kali menggunakan kontak lensa. Untuk memeriksa apakah kontak lensa terpasang dengan benar, letakkan lebih dulu di tangan Anda.

Sebelum memasukkan, cuci dengan cara tepat
Banyak pemakai kontak lensa terburu-buru hingga tidak mencucinya dengan baik. Bilas kontak lensa Anda sebelum memasukkannya untuk mencegah mata dari risiko infeksi.

Cuci tangan sebelum memasang
Tidak mencuci tangan dapat menyebabkan berbagai infeksi mata yang waktu penyembuhannya lama dan sangat menyakitkan.




(ftr)
http://lifestyle.okezone.com

Comments

Popular posts from this blog

Usai Melahirkan, Kok Rambutku Rontok?

BARU sebulan ini Anda melahirkan anak pertama. Sejak beberapa hari pascamelahirkan, Anda perhatikan kok rambut jadi sering rontok. Apa penyebabnya? Apakah kondisi ini normal dialami perempuan pascamelahirkan? Kapan kondisi rambut akan menjadi normal kembali dan bagaimana perawatannya? dr Fakriantini Jayaputri, SpOG dari Rumah Sakit Zahirah memaparkan, rambut rontok pascamelahirkan disebabkan karena peningkatan hormon estrogen selama hamil yang kemudian menurun begitu melahirkan sehingga memengaruhi juga volume rambut. ‘Tahap Istirahat’ Pascamelahirkan Setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga membuat banyak rambut memasuki tahap istirahat. Kadar estrogen yang turun ini akan membuat seseorang mengalami kerontokkan rambut yang lebih banyak daripada biasanya baik saat keramas atau sedang menyisir. Secara normal berkisar 85-95 persen rambut di kepala akan tumbuh dan sisanya, berkisar 5-15 persen berada dalam tahap istirahat. Setelah masa istirahat, rambut ini akan rontok dan...

Cara Mengobati Gatal Tenggorokan (How to Treat Itchy Throat)

Bila istirahat malam Anda terganggu karena gatal tenggorokan, jangan buru-buru meminum obat batuk. Ada pilihan obat yang lebih alami, praktis, namun tetap efektif. Madu. Untuk mendapatkan manfaat itu, Anda tak memerlukan banyak cairan madu. Cukup gunakan 1-2 sendok teh, sesuai kebutuhan. Tambahkan seduhan teh hangat dan perasan lemon untuk efek yang lebih bagus. Selain melegakan tenggorokan, madu juga mengandung antioksidan. Menurut hasil penelitian terbaru, madu juga bisa memiliki efek antibakteri, sehingga bisa menjadi alternatif terapi sinusitis. Teteskan cairan madu ke secangkir air panas. Hirup uapnya. Ini berkhasiat untuk mengurangi keluhan hidung tersumbat sekaligus menghilangkan bakteri. Sumber: suaramerdeka.com

Sindrom Alkohol Bisa Hambat Perkembangan Bayi

SINDROM alkohol pada janin atau fetal alkohol syndrome (FAS) adalah kondisi akibat paparan alkohol sebelum kelahiran. FAS adalah penyebab dari keterbelakangan mental pada anak. Di samping keterbelakangan mental, FAS juga menyebabkan kelainan bentuk kerangka dan sistem organ besar (terutama jantung dan otak), gangguan pertumbuhan, masalah sistem saraf pusat, miskin keterampilan motorik, kematian, masalah belajar, memori, interaksi sosial, gangguan bicara, dan pendengaran. Ada pula fitur wajah yang merupakan ciri khas dari bayi FAS, yaitu mata kecil, hidung pendek atau terbalik, pipi datar dan bibir tipis. Meski penampilan fisik ini memudar ketika anak tumbuh, tetap saja mengalami kesulitan seumur hidup. Istilah dari alkohol yang lain ada pula, seperti fetal alkohol effects (FAE), yang dibagi menjadi dua kategori, yakni alkohol related neurodevelopmental disorder (ARND) dan alkohol related birth defect (ARBD). ARND menggambarkan gangguan mental dan perilaku seperti ketidakmampuan belajar...