Skip to main content

Stress Dalam Kehamilan Berpengaruh Buruk!

Stress atau perasaan tertekan akan dapat berakibat buruk pada bayi anda. Bagaimana stress dapat mempengaruhi bayi anda, yaitu-- lewat perubahan fisik yang terjadi pada anda akibat stress, seperti peningkatan detak jantung dan peningkatan hormone stress,-- mungkin anda berfikir hal ini tidak secara langsung berpengaruh bagi bayi.


YA!--Semua ini dapat berpengaruh pada bayi anda, seperti substasi-substasi yang berasal dari hormone stress dapat mempunyai pengaruh yang merugikan bagi bayi. Dan stress menjadi lebih besar pengaruhnya karena wanita yang sedang dalam keadaan stress akan bertingkah laku berbeda. Contohnya wanita yang sedang stress biasanya tidak dapat makan dengan baik dan pelarian ke rokok atau alcohol, dimana semua ini meningkatkan resiko pada kesehatan bayi anda.

Pada penelitian didapatkan bahwa ibu hamil yang mempunyai tingkat stress yang tinggi dapat meningkatkan resiko kelahiran bayi premature bahkan keguguran.

Pada wanita yang bekerja yang juga bertanggung jawab untuk pekerjaan rumah tangganya mempunyai 5 X resiko komplikasi yang lebih besar. Berdasarkan penelitian resiko keguguran meningkat 2-3 X pada wanita yang mempunyai pekerjaan dengan tingkat stress yang tinggi.

Penelitian juga menunjukkan bahwa ibu hamil yang dengan Kecemasan Tinggi ketika hamil cenderung untuk mempunyai bayi yang kecil(berat badan lahir rendah).
Stress juga dapat meningkatkan resiko Hipertensi (tekanan darah tinggi) pada kehamilan.

Dalam waktu pendek, tingkat stress yang tinggi akan dapat menyebabkan gejala : rasa lemas, kurang tidur, perasaan cemas, nafsu makan terganggu atau terlalu banyak makan, sakit kepala, dan punggung.

Dan jika tetap tak diatasi, dapat menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius seperti tekanan darah tinggi, sakit jantung, dan juga memperendah kekebalan tubuh terhadap infeksi.

Dari beberapa laporan ini jelas bahwa stress hanya memberi pengaruh yang negative selama kehamilan dan juga menyebabkan komplikasi kehamilan yang serius.

Kehamilan adalah suatu anugerah Tuhan, yang tidak ternilai, jadi berbahagialah dan nikmatilah saat-saat kehamilan anda ini untuk menjadi calon ibu yang berbahagia juga demi bayi anda.




Sumber:

Comments

Popular posts from this blog

7 Mitos Seputar Menstruasi

MITOS seringkali dipercaya, berkembang dalam masyarakat dengan penyampaian informasi yang kurang tepat, kurang lengkap, bahkan terlalu berlebihan. Hal ini menimbulkan sikap antipati, defensif bahkan diskriminasi pada situasi tertentu. Sesudah mitos mengenai seksualitas, ternyata mitos mengenai menstruasi juga beredar dalam masyarakat dan turun temurun diberitahukan. Beberapa di antaranya: 1. Menstruasi membuat tubuh menjadi lemah. Hasil penelitian menyebutkan bahwa darah menstruasi yang keluar banyaknya kira-kira hanya 150 ml atau sekitar empat sampai enam sendok saja. Jadi tidak benar kalau tubuh akan menjadi lemas hanya karena Anda sedang menstruasi. 2. Sedang menstruasi berarti sedang sakit. Justru sebaliknya, menstruasi adalah proses alami yang dialami oleh setiap perempuan produktif. Menstruasi berarti perempuan tersebut sehat dan sistem reproduksinya bekerja dengan normal sebagaimana mestinya. 3. Ingin menstruasi lancar, sering-seringlah minum soft drink. Banyak yang percaya sela...

Usai Melahirkan, Kok Rambutku Rontok?

BARU sebulan ini Anda melahirkan anak pertama. Sejak beberapa hari pascamelahirkan, Anda perhatikan kok rambut jadi sering rontok. Apa penyebabnya? Apakah kondisi ini normal dialami perempuan pascamelahirkan? Kapan kondisi rambut akan menjadi normal kembali dan bagaimana perawatannya? dr Fakriantini Jayaputri, SpOG dari Rumah Sakit Zahirah memaparkan, rambut rontok pascamelahirkan disebabkan karena peningkatan hormon estrogen selama hamil yang kemudian menurun begitu melahirkan sehingga memengaruhi juga volume rambut. ‘Tahap Istirahat’ Pascamelahirkan Setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga membuat banyak rambut memasuki tahap istirahat. Kadar estrogen yang turun ini akan membuat seseorang mengalami kerontokkan rambut yang lebih banyak daripada biasanya baik saat keramas atau sedang menyisir. Secara normal berkisar 85-95 persen rambut di kepala akan tumbuh dan sisanya, berkisar 5-15 persen berada dalam tahap istirahat. Setelah masa istirahat, rambut ini akan rontok dan...

Sindrom Alkohol Bisa Hambat Perkembangan Bayi

SINDROM alkohol pada janin atau fetal alkohol syndrome (FAS) adalah kondisi akibat paparan alkohol sebelum kelahiran. FAS adalah penyebab dari keterbelakangan mental pada anak. Di samping keterbelakangan mental, FAS juga menyebabkan kelainan bentuk kerangka dan sistem organ besar (terutama jantung dan otak), gangguan pertumbuhan, masalah sistem saraf pusat, miskin keterampilan motorik, kematian, masalah belajar, memori, interaksi sosial, gangguan bicara, dan pendengaran. Ada pula fitur wajah yang merupakan ciri khas dari bayi FAS, yaitu mata kecil, hidung pendek atau terbalik, pipi datar dan bibir tipis. Meski penampilan fisik ini memudar ketika anak tumbuh, tetap saja mengalami kesulitan seumur hidup. Istilah dari alkohol yang lain ada pula, seperti fetal alkohol effects (FAE), yang dibagi menjadi dua kategori, yakni alkohol related neurodevelopmental disorder (ARND) dan alkohol related birth defect (ARBD). ARND menggambarkan gangguan mental dan perilaku seperti ketidakmampuan belajar...