Skip to main content

Perubahan Tubuh Ibu Hamil Pada Trimester Ke 3 (29-40 Minggu)

Pada Trimester ke tiga ini perut anda sudah membesar. Anda sudah akan
mempersiapkan untuk kehadiran si bayi baru dalam keluarga anda.
Mungkin anda akan merasakan berbagai perasaan emosional yang
berbeda-beda. Kegembiraan untuk bertemu bayi baru anda. Mungkin anda
juga kuatir dengan kesehatan bayi anda. Anda mulai berfikir tentang
persalinan. Dengan tambahan perubahan emosi ini, tubuh secara fisik
juga mengalami perubahan pada trimester akhir ini.

Beberapa perubahan yang terjadi pada kehamilan trimester ke tiga:

SAKIT PUNGGUNG
Sakit pada punggung, hal ini karena anda meningkatnya beban berat yang
anda bawa yaitu bayi dalam kandungan.

Pakailah sepatu tumit rendah; Hindari mengangkat benda yang berat;
Berdiri dan berjalan dengan punggung dan bahu yang tegak; Mintalah
pertolongan untuk melakukan pekerjaan rumah anda sehingga anda tak
perlu membungkuk terlalu sering; Pakailah kasur yang nyaman.

PAYUDARA
Keluarnya cairan dari payudara yaitu colustrum adalah makanan bayi
pertama yang kaya akan protein.

KONSTIPASI
Pada trimester ke tiga ini konstipasi juga karena tekanan rahim yang
membesar kedaerah usus selain peningkatan hormone progesterone.
Atasi dengan makanan berserat buahan dan sayuran serta minum air yang
banyak, serta olahraga.

PERNAFASAN
Pada kehamilan 33-36 banyak ibu hamil akan merasa susah bernafas hal
ini karena tekanan bayi yang berada dibawa diafragma menekan paru ibu.
Tapi setelah kepala bayi sudah turun ke rongga panggul ini biasanya
pada 2-3 minggu sebelum persalinan pada ibu yang pertama kali hamil
maka anda akan merasa lega dan bernafas lebih mudah . Selain itu juga
rasa terbakar didada(heart burn) biasanya juga ikut hilang. Karena
berkurangnya tekanan bagian tubuh bayi dibawah tulang iga ibu.

SERING KENCING
Pembesaran rahim dan ketika kepala bayi turun ke rongga panggul akan
makin menekan kandung kencing anda.

MASALAH TIDUR
Setelah perut anda besar anda dan bayi anda menendang di malam hari
anda akan menemukan kesulitan untuk dapat tidur nyenyak. Cobalah untuk
menyesuaikan posisi tidur anda .

(Baca juga: Bagaimanakah Posisi Tidur Yang Baik Selama Kehamilan?)


VARISES
Peningkatan volume darah dan alirannya selama kehamilan akan menekan
daerah panggul dan vena di kaki, yang menyebabkan vena menonjol.
Dan pada akhir kehamilan kepala bayi juga akan menekan vena daerah panggul.
Varises juga dipengaruhi factor keturunan.

Angkatlah kaki keatas ketika anda istirahat atau tiduran; Pakailah
celana atau kaos kaki yang dapat mensupport anda, pakai dipagi hari
dan lepaskan ketika anda pergi tidur; Jangan berdiri atau duduk
terlalu lama, cobalah untuk berjalan-jalan.

KONTRAKSI PERUT
Braxton-Hicks kontraksi atau kontraksi palsu. Kontraksi berupa rasa
sakit yang ringan, tidak teratur, dan hilang bila anda duduk atau
istirahat

BENGKAK
Pertumbuhan bayi akan meningkatkan tekanan pada daerah kaki dan
pergelangan kaki anda, kadang tangan bengkak juga. Ini disebut edema,
disebabkan oleh perubahan hormonal yang menyebabkan retensi cairan.

KRAM KAKI
Ini sering terjadi pada kehamilan trimester ke 2 dan 3, dan biasanya
berhubungan dengan perubahan sirkulasi, tekanan pada saraf dikaki atau
karena rendahnya kadar kalsium.

CAIRAN VAGINA
Peningkatan cairan vagina selama kehamilan adalah normal. Cairan
biasanya jernih, pada awal kehamilan biasanya agak kental dan
mendekati persalinan lebih cair.
Yang terpenting adalah tetap menjaga kebersihan anda.
Hubungi dokter anda bila cairan berbau, terasa gatal, sakit.


Wah rasanya begitu banyak keluhan yang terjadi selama
kehamilan,---ya----tetapi kebahagian karena kehamilan anda akan cukup
mengimbangi segala ketidaknyamanan ini. Kehamilan berisi pergorbanan
yang banyak dari seorang ibu, tapi pada akhir dari semua ini, anda
akan menyadari bahwa itu semua bernilai, dan waktu 9 bulan akan
berlalu cepat dari yang sadari.

Sumber:
Dr.Suririnah- www.infoibu.com

Comments

Popular posts from this blog

Usai Melahirkan, Kok Rambutku Rontok?

BARU sebulan ini Anda melahirkan anak pertama. Sejak beberapa hari pascamelahirkan, Anda perhatikan kok rambut jadi sering rontok. Apa penyebabnya? Apakah kondisi ini normal dialami perempuan pascamelahirkan? Kapan kondisi rambut akan menjadi normal kembali dan bagaimana perawatannya? dr Fakriantini Jayaputri, SpOG dari Rumah Sakit Zahirah memaparkan, rambut rontok pascamelahirkan disebabkan karena peningkatan hormon estrogen selama hamil yang kemudian menurun begitu melahirkan sehingga memengaruhi juga volume rambut. ‘Tahap Istirahat’ Pascamelahirkan Setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga membuat banyak rambut memasuki tahap istirahat. Kadar estrogen yang turun ini akan membuat seseorang mengalami kerontokkan rambut yang lebih banyak daripada biasanya baik saat keramas atau sedang menyisir. Secara normal berkisar 85-95 persen rambut di kepala akan tumbuh dan sisanya, berkisar 5-15 persen berada dalam tahap istirahat. Setelah masa istirahat, rambut ini akan rontok dan...

Cara Mengobati Gatal Tenggorokan (How to Treat Itchy Throat)

Bila istirahat malam Anda terganggu karena gatal tenggorokan, jangan buru-buru meminum obat batuk. Ada pilihan obat yang lebih alami, praktis, namun tetap efektif. Madu. Untuk mendapatkan manfaat itu, Anda tak memerlukan banyak cairan madu. Cukup gunakan 1-2 sendok teh, sesuai kebutuhan. Tambahkan seduhan teh hangat dan perasan lemon untuk efek yang lebih bagus. Selain melegakan tenggorokan, madu juga mengandung antioksidan. Menurut hasil penelitian terbaru, madu juga bisa memiliki efek antibakteri, sehingga bisa menjadi alternatif terapi sinusitis. Teteskan cairan madu ke secangkir air panas. Hirup uapnya. Ini berkhasiat untuk mengurangi keluhan hidung tersumbat sekaligus menghilangkan bakteri. Sumber: suaramerdeka.com

Sindrom Alkohol Bisa Hambat Perkembangan Bayi

SINDROM alkohol pada janin atau fetal alkohol syndrome (FAS) adalah kondisi akibat paparan alkohol sebelum kelahiran. FAS adalah penyebab dari keterbelakangan mental pada anak. Di samping keterbelakangan mental, FAS juga menyebabkan kelainan bentuk kerangka dan sistem organ besar (terutama jantung dan otak), gangguan pertumbuhan, masalah sistem saraf pusat, miskin keterampilan motorik, kematian, masalah belajar, memori, interaksi sosial, gangguan bicara, dan pendengaran. Ada pula fitur wajah yang merupakan ciri khas dari bayi FAS, yaitu mata kecil, hidung pendek atau terbalik, pipi datar dan bibir tipis. Meski penampilan fisik ini memudar ketika anak tumbuh, tetap saja mengalami kesulitan seumur hidup. Istilah dari alkohol yang lain ada pula, seperti fetal alkohol effects (FAE), yang dibagi menjadi dua kategori, yakni alkohol related neurodevelopmental disorder (ARND) dan alkohol related birth defect (ARBD). ARND menggambarkan gangguan mental dan perilaku seperti ketidakmampuan belajar...