Skip to main content

10 Manfaat Sabun Serai bagi Kulit

SERAI atau Cymbopogon citratusadalah tanaman herbal yang dikenal
dengan aromanya serta rasanya yang wangi dan menyegarkan. Tumbuhan
yang lebih dikenal kawasan Asia seperti Thailand, Malaysia, Vietnam,
dan Indonesia ini, selain digunakan untuk menyedapkan masakan, juga
memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kulit.

Serai yang juga dikenal dengan nama citronella ini juga memiliki nama
lain yakni lemongrass, barbed wire grass, silky heads, citronella
grass, dan fever grass.

Masyarakat Indonesia tradisional sejak lama mengenal adanya sabun
serai yang dibuat dari minyak kelapa, susu, minyak zaitun, dan
tentunya minyak sereh. Selain untuk kulit tubuh, sabun serai juga bisa
digunakan pada wajah.

Adapun manfaat sabun serai di antaranya:
1. Menghilanglan gatal-gatal di kulit (biang keringat, eksim, panu, dan kadas)
2. Mencegah dan mengobati (mengeringkan) jerawat
3. Mencegah dan menghilangkan flek atau bekas jerawat
4. Mencerahkan kulit
5. Menyembuhkan pecah-pecah di kaki
6. Menghilangkan bau badan
7. Untuk keramas, sabun serai bisa menghilangkan ketombe
8. Menghilangkan rasa capek dan menghangatkan badan
9. Mencegah gigitan nyamuk dan serangga
10. Memberikan sensasi nyaman dengan kesejukan aromaterapi

Semua khasiat serai bagi kulit itu tidaklah mengherankan karena serai
mengandung sifat antimikroba dan anti bakteri. Sabun serai memang
jarang sekali dijual di pertokoan karena produksi sabun jenis ini
masih bersifat industri rumahan. Walaupun begitu, sabun ini tak
memiliki efek samping. (Pri/OL-06)

Sumber:
http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2010/12/12/3513/11/10_Manfaat_Sabun_Serai_bagi_Kulit

Comments

Popular posts from this blog

Usai Melahirkan, Kok Rambutku Rontok?

BARU sebulan ini Anda melahirkan anak pertama. Sejak beberapa hari pascamelahirkan, Anda perhatikan kok rambut jadi sering rontok. Apa penyebabnya? Apakah kondisi ini normal dialami perempuan pascamelahirkan? Kapan kondisi rambut akan menjadi normal kembali dan bagaimana perawatannya? dr Fakriantini Jayaputri, SpOG dari Rumah Sakit Zahirah memaparkan, rambut rontok pascamelahirkan disebabkan karena peningkatan hormon estrogen selama hamil yang kemudian menurun begitu melahirkan sehingga memengaruhi juga volume rambut. ‘Tahap Istirahat’ Pascamelahirkan Setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga membuat banyak rambut memasuki tahap istirahat. Kadar estrogen yang turun ini akan membuat seseorang mengalami kerontokkan rambut yang lebih banyak daripada biasanya baik saat keramas atau sedang menyisir. Secara normal berkisar 85-95 persen rambut di kepala akan tumbuh dan sisanya, berkisar 5-15 persen berada dalam tahap istirahat. Setelah masa istirahat, rambut ini akan rontok dan...

7 Mitos Seputar Menstruasi

MITOS seringkali dipercaya, berkembang dalam masyarakat dengan penyampaian informasi yang kurang tepat, kurang lengkap, bahkan terlalu berlebihan. Hal ini menimbulkan sikap antipati, defensif bahkan diskriminasi pada situasi tertentu. Sesudah mitos mengenai seksualitas, ternyata mitos mengenai menstruasi juga beredar dalam masyarakat dan turun temurun diberitahukan. Beberapa di antaranya: 1. Menstruasi membuat tubuh menjadi lemah. Hasil penelitian menyebutkan bahwa darah menstruasi yang keluar banyaknya kira-kira hanya 150 ml atau sekitar empat sampai enam sendok saja. Jadi tidak benar kalau tubuh akan menjadi lemas hanya karena Anda sedang menstruasi. 2. Sedang menstruasi berarti sedang sakit. Justru sebaliknya, menstruasi adalah proses alami yang dialami oleh setiap perempuan produktif. Menstruasi berarti perempuan tersebut sehat dan sistem reproduksinya bekerja dengan normal sebagaimana mestinya. 3. Ingin menstruasi lancar, sering-seringlah minum soft drink. Banyak yang percaya sela...

7 Gejala Masalah Payudara Tak Boleh Diabaikan

SEJAK lahir, payudara menempel di tubuh Anda. Namun, berapa banyak yang benar-benar Anda tahu tentangnya? Kebanyakan wanita hanya berkunjung ke dokter jika merasakan sakit atau ketidaknyamanan. Padahal, penting bagi Anda untuk menyadari perubahan payudara agar jauh dari risiko kanker. "Payudara Anda secara mengalami perubahan selama hidup Anda, tergantung pada perubahan kadar hormon, perubahan pramenstruasi, kehamilan dan menyusui, dan akhirnya menopause," jelas Cynara Coomer MD, kepala operasi payudara di Staten Island University Hospital dan asisten klinis profesor bedah di Mount Sinai School of Medicine di New York, seperti dilansir Yahoo Health. "Mengetahui apa yang dirasakan payudara, bagaimana penampilan fisiknya, dan menyadari perubahannya pada setiap siklus usia dapat membantu Anda mengetahui keadaan normal dan penyakit yang mungkin terjadi," tambahnya. Nyeri payudara, normalkah? Adalah normal jika payudara terasa nyeri selama periode menstruasi, terutama be...