Skip to main content

Virus HIV Menular dalam Waktu 4 Jam

Tahukah Anda virus HIV mampu menjangkau lapisan kulit kelamin wanita yang sehat, untuk mencapai sel-sel  kekebalan dalam jangka waktu empat jam.

Hal tersebut berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan para peneliti Amerika dibidang kesehatan.

Berdasarkan penemuan terdahulu, lining secara normal pada zona vagina dapat menghambat efektifnya virus HIV saat melakukan kegiatan seks. Hal tersebut disebabkan karena saat proses kegiatan seks berlangsung, sejumlah besar virus HIV tidak bisa menjangkau jaringan yang terdapat dalam tubuh.

Tetapi dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran dari Universitas Northwestern, HIV bisa menjangkau secara normal pada jaringan alat kelamin yang sehat, ke dalam bagian terdalam vagina dan membentuk sel kekebalan tubuh dan menyebar ke leher vagina.

Kepala investigasi, yang juga seorang Professor Sel dan Molekular Ilmu Biologi di San Fransisco, Thomas Hope mengatakan, penemuan tersebut merupakan hasil penting yang perlu diketahui dan di luar dari perkiraan para ilmuwan selama ini.

"Kami mendapatkan pemahaman baru dari bagaimana HIV bisa menyebar pada zona alat kelamin wanita. Sampai saat ini pun, para ilmuwan tidak memiliki ide mengenai secara detail dari bagaimana transmisi seksual dari HIV benar-benar bekerja, mekanismenya masih belum jelas," ujarnya, seperti dikutip dari Sexual Health, Jumat (23/1/2009).

Diharapkan dari penemuan baru tersebut, dapat mengembangkan penemuan baru adanya mikrobasida dan vaksinasi baru untuk membantu dan melindungi wanita melawan HIV. Berdasarkan data Pusat  Pengontrol dan Pencegahan Penyakit Amerika disebutkan, sebagian besar infeksi HIV terjadi pada wanita dengan perkiraan sebanyak 56.300 infeksi baru per tahun dan 26 persen merupakan kasus baru HIV.  

"Kita membutuhkan strategi pencegahan baru atau therapy untuk memblok pintu masuk virus HIV melalui kulit kelamin wanita dan sejauh ini, kondom masih efektif 100 persen mampu memblok masuknya virus. Namun kami masih mengkhawatirkan karena masyarakat umum tidak sering menggunakan kondom karena alasan lain dan budaya," pungkas Hope. (lsi)

Sumber: OkeZone.com

Comments

Popular posts from this blog

Usai Melahirkan, Kok Rambutku Rontok?

BARU sebulan ini Anda melahirkan anak pertama. Sejak beberapa hari pascamelahirkan, Anda perhatikan kok rambut jadi sering rontok. Apa penyebabnya? Apakah kondisi ini normal dialami perempuan pascamelahirkan? Kapan kondisi rambut akan menjadi normal kembali dan bagaimana perawatannya? dr Fakriantini Jayaputri, SpOG dari Rumah Sakit Zahirah memaparkan, rambut rontok pascamelahirkan disebabkan karena peningkatan hormon estrogen selama hamil yang kemudian menurun begitu melahirkan sehingga memengaruhi juga volume rambut. ‘Tahap Istirahat’ Pascamelahirkan Setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga membuat banyak rambut memasuki tahap istirahat. Kadar estrogen yang turun ini akan membuat seseorang mengalami kerontokkan rambut yang lebih banyak daripada biasanya baik saat keramas atau sedang menyisir. Secara normal berkisar 85-95 persen rambut di kepala akan tumbuh dan sisanya, berkisar 5-15 persen berada dalam tahap istirahat. Setelah masa istirahat, rambut ini akan rontok dan...

Cara Mengobati Gatal Tenggorokan (How to Treat Itchy Throat)

Bila istirahat malam Anda terganggu karena gatal tenggorokan, jangan buru-buru meminum obat batuk. Ada pilihan obat yang lebih alami, praktis, namun tetap efektif. Madu. Untuk mendapatkan manfaat itu, Anda tak memerlukan banyak cairan madu. Cukup gunakan 1-2 sendok teh, sesuai kebutuhan. Tambahkan seduhan teh hangat dan perasan lemon untuk efek yang lebih bagus. Selain melegakan tenggorokan, madu juga mengandung antioksidan. Menurut hasil penelitian terbaru, madu juga bisa memiliki efek antibakteri, sehingga bisa menjadi alternatif terapi sinusitis. Teteskan cairan madu ke secangkir air panas. Hirup uapnya. Ini berkhasiat untuk mengurangi keluhan hidung tersumbat sekaligus menghilangkan bakteri. Sumber: suaramerdeka.com

Sindrom Alkohol Bisa Hambat Perkembangan Bayi

SINDROM alkohol pada janin atau fetal alkohol syndrome (FAS) adalah kondisi akibat paparan alkohol sebelum kelahiran. FAS adalah penyebab dari keterbelakangan mental pada anak. Di samping keterbelakangan mental, FAS juga menyebabkan kelainan bentuk kerangka dan sistem organ besar (terutama jantung dan otak), gangguan pertumbuhan, masalah sistem saraf pusat, miskin keterampilan motorik, kematian, masalah belajar, memori, interaksi sosial, gangguan bicara, dan pendengaran. Ada pula fitur wajah yang merupakan ciri khas dari bayi FAS, yaitu mata kecil, hidung pendek atau terbalik, pipi datar dan bibir tipis. Meski penampilan fisik ini memudar ketika anak tumbuh, tetap saja mengalami kesulitan seumur hidup. Istilah dari alkohol yang lain ada pula, seperti fetal alkohol effects (FAE), yang dibagi menjadi dua kategori, yakni alkohol related neurodevelopmental disorder (ARND) dan alkohol related birth defect (ARBD). ARND menggambarkan gangguan mental dan perilaku seperti ketidakmampuan belajar...