Skip to main content

Hindari Munculnya Jerawat dengan Diet Tepat

Beragam makanan berlemak dipercaya menjadi penyebab timbulnya jerawat yang bisa mengurangi pesona para kaum hawa. Untuk itu, demi menjaga kecantikkan wajah Anda harus memperhatikan dan mengatur pola makan Anda yang tidak sehat dan berlebihan.

Makanan yang tidak sehat dan berlebihan, tidak hanya akan membuat pesona kecantikkan Anda hilang akibat jerawat, melainkan juga bentuk tubuh Anda menjadi tak terawat.

Tak hanya itu saja, faktor perubahan hormon yang berubah ketika pada masa pubertas, seperti siklus mesntruasi pada wanita dan berproduksinya hormone testosteron pada pria juga ikut mempengaruhi timbulnya jerawat. Tak heran pada masa-masa ini banyak wanita yang mengalami stres.

Untuk mengembalikan bentuk badan agar terlihat sempurna, cenderungnya para wanita lebih memilih cara dengan diet ketat. Padahal tak selamanya diet ini berhasil apabila tidak dilakukan secara tepat.

Oleh karena itu, agar terlihat tetap cantik memesona maka ada beberapa trik khusus untuk menyiasati bentuk badan terlihat ramping serta tanpa serangkaian jerawat yang menghiasi wajah Anda.

Seperti yang dikutip dalam Health24, Rabu (28/1/2009) makanan yang tidak ada kaitannya dengan masalah jerawat dan juga solusi untuk diet, misalnya:

Cokelat
Cokelat dipercaya sebagai penyebab timbulnya jerawat. Menurut hasil penelitian dari Universitas Pennsylvania dan US Naval Academy menjelaskan mengkonsumsi cokelat dalam jumlah banyak, tidak ada pengaruhnya pada timbulnya jerawat di wajah. Jerawat mucul karena bakteri yang menempel diwajah dan tidak dibersihkan.

Makanan berlemak
Belum ada penelitian yang membuktikan keabsahan bahwa makanan berlemak merupakan penyebab timbulnya jerawat. Hanya saja jika ingin terlihat memukau, maka Anda harus menghilangkan dan menghentikan kebiasaan Anda mengonsumsi makanan berlemak secara berlebihan.

Buah dan sayur
Untuk mencegah bakteri yang menimbulkan jerawat, buah, dan sayur merupakan pilihan yang tepat dan membantu Anda dalam proses pelangsingan tubuh. Selain itu, sayuran dan buah-buahan merupakan asupan penting dengan kandungan antioksidan yang akan berperan melawan bakteri jahat penyebab jerawat.

Vitamin A
Sangat bermanfaat untuk mencegah jerawat. Vitamin ini memproduksi sebum yang berfungsi menghilangkan racun dalam tubuh. Untuk menghilangkan jerawat pada wajah, fungsi Vitamin A akan terasa maksimal apabila didukung dengan Vitamin E. Kedua vitamin ini bisa Anda dapatkan dalam kandungan makanan seperti: makanan laut, unggas atau kacang-kacangan. (lsi)

Sumber: OkeZone.com

Comments

Popular posts from this blog

7 Mitos Seputar Menstruasi

MITOS seringkali dipercaya, berkembang dalam masyarakat dengan penyampaian informasi yang kurang tepat, kurang lengkap, bahkan terlalu berlebihan. Hal ini menimbulkan sikap antipati, defensif bahkan diskriminasi pada situasi tertentu. Sesudah mitos mengenai seksualitas, ternyata mitos mengenai menstruasi juga beredar dalam masyarakat dan turun temurun diberitahukan. Beberapa di antaranya: 1. Menstruasi membuat tubuh menjadi lemah. Hasil penelitian menyebutkan bahwa darah menstruasi yang keluar banyaknya kira-kira hanya 150 ml atau sekitar empat sampai enam sendok saja. Jadi tidak benar kalau tubuh akan menjadi lemas hanya karena Anda sedang menstruasi. 2. Sedang menstruasi berarti sedang sakit. Justru sebaliknya, menstruasi adalah proses alami yang dialami oleh setiap perempuan produktif. Menstruasi berarti perempuan tersebut sehat dan sistem reproduksinya bekerja dengan normal sebagaimana mestinya. 3. Ingin menstruasi lancar, sering-seringlah minum soft drink. Banyak yang percaya sela...

Usai Melahirkan, Kok Rambutku Rontok?

BARU sebulan ini Anda melahirkan anak pertama. Sejak beberapa hari pascamelahirkan, Anda perhatikan kok rambut jadi sering rontok. Apa penyebabnya? Apakah kondisi ini normal dialami perempuan pascamelahirkan? Kapan kondisi rambut akan menjadi normal kembali dan bagaimana perawatannya? dr Fakriantini Jayaputri, SpOG dari Rumah Sakit Zahirah memaparkan, rambut rontok pascamelahirkan disebabkan karena peningkatan hormon estrogen selama hamil yang kemudian menurun begitu melahirkan sehingga memengaruhi juga volume rambut. ‘Tahap Istirahat’ Pascamelahirkan Setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga membuat banyak rambut memasuki tahap istirahat. Kadar estrogen yang turun ini akan membuat seseorang mengalami kerontokkan rambut yang lebih banyak daripada biasanya baik saat keramas atau sedang menyisir. Secara normal berkisar 85-95 persen rambut di kepala akan tumbuh dan sisanya, berkisar 5-15 persen berada dalam tahap istirahat. Setelah masa istirahat, rambut ini akan rontok dan...

Jenis-Jenis Kolesterol

Kolesterol merupakan suatu kata yang sangat umum di masyarakat. Namun sedikit yang tahu bahwa kolesterol dapat menganggu siapa saja, bahkan merupakan silent killer. Gangguan kolesterol yang tinggi atau hiperkolesterolemia, apabila tidak ditangani dengan bijak dan tepat dapat mengarah pada berbagai macam penyakit serius, seperti jantung koroner, diabetes militus, stroke, dan disfungsi ereksi. Jenis-jenis penyakit serius tersebut saat ini sudah semakin banyak diderita masyarakat yang berusia produktif, dan jumlahnya pun semakin meningkat setiap tahun. Kolesterol sendiri adalah senyawa lemak kompleks, yang 80 persen dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20 persen sisanya dari luar tubuh (zat makanan) untuk bermacam-macam fungsi di dalam tubuh, antara lain membentuk dinding sel. Kolesterol yang berada dalam zat makanan yang kita makan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tetapi sejauh pemasukan ini seimbang dengan kebutuhan, tubuh kita akan tetap sehat. Kolesterol tidak ...