Skip to main content

Bagaimana Merangsang Perkembangan Anak

Nutrisi dan stimulasi (rangsangan) berperan penting dalam perkembangan pertumbuhan buah hati. Hal ini berkaitan erat terhadap perkembangan otak yang berpengaruh pada kecerdasan anak.

Berlandaskan pada alasan tersebut, nutrisi dan stimulai sebaiknya diberikan di dua tahun awal kehidupannya agar otak anak dapat tumbuh dan berkembang optimal. Mengenai hal itu, Dr Hardiono D Pusponegoro SpA(K), konsultan anak bidang neurology RSCM membenarkannya.

"Kecerdasan anak sangat dipengaruhi oleh stimulasi yang diterimanya dalam tahun-tahun awal kehidupannya, terutama dua tahun pertama yang sering kita sebut dengan the golden years. Stimulasi yang tepat, baik jenis maupun frekuensinya, akan melatih panca indera anak dan akan mempengaruhi kecerdasannya," kata Hardiono ketika ditemui okezone dalam acara "Asupan DHA dan ARA yang Tepat Pengaruhnya Terhadap IQ Anak" di kawasan Sudirman, Selasa (25/3/2008).

Sementara itu, nutrisi terpenting yang dibutuhkan bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan otaknya pada usia dua tahun pertama adalah air susu ibu (ASI). Selain mengandung semua unsur nutrisi yang dibutuhkan bayi, proses menyusui yang tepat juga merupakan stimulan pertumbuhan dan perkembangan otak yang sempurna bagi bayi.

"Begitu bayi keluar langsung ditaruh di pelukan sang ibu dan berikan ASI selama 30 menit. Kalau 30 menit pertama tidak langsung diberi ASI, kapasitas menyusuinya akan turun hingga 50 persen. ASI eksklusif dapat diberikan hingga usia 18 bulan. Tapi jangan lupa, ASI saja belum cukup, beri pula nutrisi dan stimulasi," papar pria berambut putih ini.

Dokter lulusan Universitas Indonesia itu menjelaskan, fungsi otak tergantung pada banyaknya sel otak dan percabangannya. Banyaknya neurotransmitter atau zat yang mengaktifkan sinaps (hubungan antar sel syaraf), dan kualitas mielin atau selubung sel syaraf.

"Mielin terdiri dari zat besi, lemak, dan kolesterol. Ada juga membran sel terdiri dari DHA, glycoprotein dan sebagainya. Sementara sinaps kalau distimulasi akan bertambah banyak dan akan hilang spontan bila tidak digunakan. Jadi kita tidak punya waktu banyak menstimulasi anak," ungkap pria low profile itu.

Setelah periode pemberian ASI eksklusif usai, lanjutnya, tambahan asupan nutrisi untuk perkembangan otak bisa diperoleh dari makanan pendamping ASI yang kaya nutrisi yang berasal dari sumber protein hewani dan sayur-mayur. Sementara stimulasi, bisa dilakukan dengan cara bermain bersama anak.

"Bagaimana kita memberi stimulasi pada anak adalah dengan cara mengajak mereka berinteraksi dan bermain selama 20-30 menit, tidak terganggu dengan aktivitas lain. Yaitu tidak melakukannya sambil menonton televisi dan bentuk kegiatan lainnya. Selain itu, jangan memaksa mengajak bermain berdasarkan kemauan orangtua tapi ikuti kemauan anak," bebernya.

Menurut Hardiono, tujuan diberikannya stimulasi terhadap anak untuk memberi atensi dan kedekatan emosional. "Untuk memperoleh atensi dan kedekatan anak dapat dilakukan dengan cara memperlihatkan perasaan senang bermain bersamanya dan menarik perhatiannya kala sedang bermain," imbuh pria ramah ini.

Tak hanya itu saja, lanjutnya, melalui stimulasi dapat menjalin komunikasi efektif yang dilakukan dua arah. Bahkan merangsang ekspresi anak, perasaan dan gagasannya serta cara mereka berpikir logis.

Tindakan stimulasi kadang perlu diterapkan dengan cara "mengganggu" anak, agar ia mau berinteraksi. Dan bila anak takut terhadap sesuatu hal, jangan memaksanya untuk menjadi berani. Bagaimana, sudahkah Anda memberi nutrisi dan stimulasi pada anak?

Sumber: OkeZone.com

Comments

Popular posts from this blog

Usai Melahirkan, Kok Rambutku Rontok?

BARU sebulan ini Anda melahirkan anak pertama. Sejak beberapa hari pascamelahirkan, Anda perhatikan kok rambut jadi sering rontok. Apa penyebabnya? Apakah kondisi ini normal dialami perempuan pascamelahirkan? Kapan kondisi rambut akan menjadi normal kembali dan bagaimana perawatannya? dr Fakriantini Jayaputri, SpOG dari Rumah Sakit Zahirah memaparkan, rambut rontok pascamelahirkan disebabkan karena peningkatan hormon estrogen selama hamil yang kemudian menurun begitu melahirkan sehingga memengaruhi juga volume rambut. ‘Tahap Istirahat’ Pascamelahirkan Setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga membuat banyak rambut memasuki tahap istirahat. Kadar estrogen yang turun ini akan membuat seseorang mengalami kerontokkan rambut yang lebih banyak daripada biasanya baik saat keramas atau sedang menyisir. Secara normal berkisar 85-95 persen rambut di kepala akan tumbuh dan sisanya, berkisar 5-15 persen berada dalam tahap istirahat. Setelah masa istirahat, rambut ini akan rontok dan...

7 Mitos Seputar Menstruasi

MITOS seringkali dipercaya, berkembang dalam masyarakat dengan penyampaian informasi yang kurang tepat, kurang lengkap, bahkan terlalu berlebihan. Hal ini menimbulkan sikap antipati, defensif bahkan diskriminasi pada situasi tertentu. Sesudah mitos mengenai seksualitas, ternyata mitos mengenai menstruasi juga beredar dalam masyarakat dan turun temurun diberitahukan. Beberapa di antaranya: 1. Menstruasi membuat tubuh menjadi lemah. Hasil penelitian menyebutkan bahwa darah menstruasi yang keluar banyaknya kira-kira hanya 150 ml atau sekitar empat sampai enam sendok saja. Jadi tidak benar kalau tubuh akan menjadi lemas hanya karena Anda sedang menstruasi. 2. Sedang menstruasi berarti sedang sakit. Justru sebaliknya, menstruasi adalah proses alami yang dialami oleh setiap perempuan produktif. Menstruasi berarti perempuan tersebut sehat dan sistem reproduksinya bekerja dengan normal sebagaimana mestinya. 3. Ingin menstruasi lancar, sering-seringlah minum soft drink. Banyak yang percaya sela...

7 Gejala Masalah Payudara Tak Boleh Diabaikan

SEJAK lahir, payudara menempel di tubuh Anda. Namun, berapa banyak yang benar-benar Anda tahu tentangnya? Kebanyakan wanita hanya berkunjung ke dokter jika merasakan sakit atau ketidaknyamanan. Padahal, penting bagi Anda untuk menyadari perubahan payudara agar jauh dari risiko kanker. "Payudara Anda secara mengalami perubahan selama hidup Anda, tergantung pada perubahan kadar hormon, perubahan pramenstruasi, kehamilan dan menyusui, dan akhirnya menopause," jelas Cynara Coomer MD, kepala operasi payudara di Staten Island University Hospital dan asisten klinis profesor bedah di Mount Sinai School of Medicine di New York, seperti dilansir Yahoo Health. "Mengetahui apa yang dirasakan payudara, bagaimana penampilan fisiknya, dan menyadari perubahannya pada setiap siklus usia dapat membantu Anda mengetahui keadaan normal dan penyakit yang mungkin terjadi," tambahnya. Nyeri payudara, normalkah? Adalah normal jika payudara terasa nyeri selama periode menstruasi, terutama be...