- Makan lebih banyak makanan seperti beras, sayur-mayur, buncis, bayam, buah-buahan, ikan, biji-bijian dan yogurt.
- Kurangi makan makanan seperti susu, keju dan kacang-kacangan
- Tambahkan bawang putih pada resep makanan anda
- Makan makanan yang mengandung beta karoten seperti wortel, kubis dan umbi-umbian
- Kurangi asupan natrium, tidak lebih dari 1¼ sendok the garam dalam sehari
- Makan makanan secara teratur
- Minum air sepanjang hari
- Rubahlah kebiasaan minum kopi dengan teh
- Olahragalah secara teratur
- Menggunakan tangga lebih baik dari peda menggunakan lift atau tangga berjalan
- Lakukan pekerjaan rumah (seperti menyapu, mengepel, membersihkan rumah) sebagai tambahan olahraga anda
- Pertahankan berat badan ideal anda
- Berhentilah merokok
- Hindari minuman beralkohol
- Istirahatlah yang cukup
- Monitor tekanan darah anda secara teratur
- Monitor kadar kolesterol tubuh anda
- Aturlah jadwal kegiatan harian anda, agar terhindar dari stress
- Lakukan latihan yang berguna untuk menrurangi stress seperti tarik nafas dalam, yoga dan meditasi
- Banyak tertawa adalah obat yang baik
- Periksa kesehatan anda secara teratur
- Kontrol gula darah anda
- Ketahui riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah dalam silsilah keluarga anda
- Beri dan dapatkan rasa kasih sayang dari orang-orang yang anda sayangi
- Minumlah obat-obat yang sudah diresepkan oleh dokter untuk anda
BARU sebulan ini Anda melahirkan anak pertama. Sejak beberapa hari pascamelahirkan, Anda perhatikan kok rambut jadi sering rontok. Apa penyebabnya? Apakah kondisi ini normal dialami perempuan pascamelahirkan? Kapan kondisi rambut akan menjadi normal kembali dan bagaimana perawatannya? dr Fakriantini Jayaputri, SpOG dari Rumah Sakit Zahirah memaparkan, rambut rontok pascamelahirkan disebabkan karena peningkatan hormon estrogen selama hamil yang kemudian menurun begitu melahirkan sehingga memengaruhi juga volume rambut. ‘Tahap Istirahat’ Pascamelahirkan Setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga membuat banyak rambut memasuki tahap istirahat. Kadar estrogen yang turun ini akan membuat seseorang mengalami kerontokkan rambut yang lebih banyak daripada biasanya baik saat keramas atau sedang menyisir. Secara normal berkisar 85-95 persen rambut di kepala akan tumbuh dan sisanya, berkisar 5-15 persen berada dalam tahap istirahat. Setelah masa istirahat, rambut ini akan rontok dan...
Comments
Post a Comment